nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Jenis-Jenis Beras dan Kandungan Nutrisinya, Mana yang Paling Sehat?

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 14 Oktober 2018 00:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 12 298 1963382 mengenal-jenis-jenis-beras-dan-kandungan-nutrisinya-mana-yang-paling-sehat-odzasbPlUa.jpg Macam-macam beras (Foto: Quick and Dirty tips)

BERAS jadi komoditi bahan makanan yang sangat penting di dunia kuliner Asia, salah satunya bagi masyarakat Indonesia. Mengingat nasi menjadi makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia pada umumnya.

Selain diolah menjadi nasi polos, beras adalah bahan pokok dalam berbagai macam hidangan, dari tumisan, kari hingga sushi. Sumber karbohidrat yang lezat dan juga bergizi

Tapi beras hadir dengan berbagai macam tipe, yang mana tiap jenis mengandung masing-masing nutrisi yang berbeda. Walau secara umum, disebutkan beras mengandung nutrisi penting seperti zat besi, magnesium dan vitamin B namun kontennya tergantung pada jenisnya.

Apa saja macam-macam beras dan kandungan nutrisi yang ada di dalamnya? Menyitat Huffingtonpost, berikut ulasan singkatnya di bawah ini.

BACA JUGA:

 Di Royal Wedding, Putri Eugenie Kenakan Perhiasan Serba Berlian

Beras putih

Beras putih disbeutkan memiliki lapisan sekam, bran dan kuman yang telah dibuang. Sebagai hasil dari ekstraksi ini, alhasil nasi putih mengandung nutrisi kurang dari beras coklat, hitam atau merah. Beras putih hadir dengan kulit yang terpoles, setiap 100 gram nasi putih mengandung 6,3 gram protein.

White rice sendiri dibagi dalam tipe short-grain yakni Aborio yakni beras yang biasa dipakai untuk memasak risotto, medium-grain yaitu beras Jepang Japanese-style) dan long-grain seperti beras basmati, beras melati, beras doongara yang masing-masing memiliki indeks glikemik berbeda. Contohnya jika beras putih yang dipilih adalah beras basmati dan doongara maka indeks glikemiknya lebih rendah dibandingkan nasi putih biasa. Soal kandungan nutrisi, beras putih diketahui tidak terlalu bergizi sebab hanya mengandung sedikit serat dan zt besi karena sekam atau kulit arinya sudah terbuang.

Beras coklat 

Berascoklat hanya bagian kulit luarnya yang dibuang. Beras coklat juga punya tekstur yang lebih kenyal dari nasi putih, memiliki rasa agak berempah dan lebih bergizi. Seperti nasi putih, beras merah berasal dari long grain, medium grain, dan short grain. Untuk kandungan protein, dengan takaran per 100 gram, beras coklat memiliki kandungan protein sebanyak 7,2 gram.

Tak hanya itu, beras coklat disebutkan mengandung banyak magnesium, sumber vitamin dan zat besi yang bagus, serta sumber zat besi yang pas. Sedangkan dari kandungan serat, beras coklat mempunyai kandungan serat tinggi yakni sekitar 3,2 gram per 100 gram karena memiliki kulit luar yang utuh. Di sisi lain, dari segi indeks glikemik, beras coklat merilis pada tingkat "sedang" di dalam tubuh, yang berarti membuat kita kenyang lebih lama dibandingkan dengan memakan nasi putih.

Beras hitam 

Beras hitam adalah jenis beras yang berbeda dibandingkan dengan coklat dan putih. Beras jenis ini memiliki rasa, ada bias rasa seperti rasa kacang tanah dan memakan waktu lebih lama untuk dimasak dibandingkan beras putih. Untuk kandungan protein, beras hitam punya level protein yang tinggi loh!

Sebab, beras hitam mengandung sekira 9,1 gram protein setiap takaran 100 gram. Begitu juga indeks glikemik alias kandungan gula nya, beras hitam mempunya indeks glikemik rendah. Artinya, beras hitam ini bagus untuk penderita diabetes karena sifatnya yang lambat dalam melepaskan. Selain itu, beras hitam juga tinggi akan serat, per 100 gram beras hitam itu disebutkan mengandung sekira 4,7 gram kandungan serat.

 (Baca Juga:Putri Eugenie Kenakan Gaun Pengantin Bermotif Rumit Karya Peter Pilotto dan Christopher De Vos)

Beras merah

Beras merah memiliki warna yang unik karena kandungan antosianinnya, yang juga memberikan dorongan besar antioksidan. Beras khusus ini biasanya hadir dalam bentuk yang sudah dikuliti atau belum dikuliti. Kandungan nutrisnya, dengan takaran per 100 gram beras merah ini memiliki sekitar 7 gram protein dan 2 gram serat. Dari tipe-tipe beras, dikatakan varietas beras merah dan hitam mengandung jumlah nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan beras putih, walau memang secara harga dua tipe beras ini lebih mahal.

Dijelaskan oleh Simone Austin, selaku ahli diet terakreditasi dan juru bicara untuk Asosiasi Dietitians Australia, jika memilih untuk mengonsumsi beras coklat dan beras hitam maka kita akan mendapatkan lebih banyak asupan serat yang membuat perut kenyang lebih lama dan menyehatkan pencernaan. Cara lain ialah dengan mencampur beras putih dengan beras hitam atau coklat, bagi yang kurang suka untuk mengonsumsi langsung beras coklat dan beras hitam saja.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini