nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Serba-serbi Ubi Jalar dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 14 Oktober 2018 08:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 12 298 1963390 serba-serbi-ubi-jalar-dan-manfaatnya-untuk-kesehatan-emwIkIiVhn.jpg Ubi jalar (Foto: Everyday Health)

SECARA bahasa, banyak yang masih bingung antara yam yakni ubi jalar dengan ubi manis sweet potato. Seperti mengutip Ncsweetpotatoes, ubi jalar yang sebenarnya adalah akar yang bisa dimakan dari genus Dioscorea dengan tekstur kasar dan bersisik, sekaligus sangat rendah beta karoten.

Tergantung pada keragamannya, daging ubi jalar bisa bervariasi dari putih ke oranye dan bahkan ungu. Varietas daging ubi warna oranye inilah yang biasa dikenal sebagai sweet potato, sebagai tanaman umbi ini bisa tumbuh lebih dari 7 meter panjangnya.

Disebutkan, ubi jalar yang asli itu adalah yang berasal dari Afrika dan Asia dengan sebagian besar ditanam di Afrika, tetapi ada lebih dari 150 jenis ubi tersedia di seluruh dunia. Secara tampilan, yang namanya ubi jalar memiliki tampilan kulit yang kasar dan gelap dan daging yang bisa berwarna dari putih ke warna kemerahan, walau memang kebanyakan warna daging ubi adalah putih. Dalam memilih ubi jalar yang baik, disarankan sebaiknya memilih ubi jalar dengan kulit yang tidak bercelah, kencang, tidak berkerut, dan daging yang keras.

 (Baca Juga:Putri Eugenie Kenakan Gaun Pengantin Bermotif Rumit Karya Peter Pilotto dan Christopher De Vos)

Lalu bagaimana soal rasa ubi jalar? Well, rasa yang dimiliki oleh ubi jalar biasanya lebih kering dari sweet potato dan lebih bergetah. Tidak seperti sweet potato, ubi jalar sebaiknya tidak dikonsumsi mentah karena sifatnya adalah racun jika dimakan mentah. Untuk pengolahan, biasanya ubi jalar dapat dimasak dengan berbagai cara yakni dipanggang, digoreng, dibakar, hingga direbus.

Lalu untuk penyimpanan, simpan ubi mentah segar di tempat yang sejuk, gelap, dan kering selama dua minggu. Tidak perlu dididinginkan loh! Sementara jika sudah dimasak, misalnya sudah direbus maka dapat disimpan dalam lemari pendingin selama dua hingga tiga hari dengan catatan sudah dikemas dalam wadah kedap udara jika ingin membekukannya, posisikan di kulkas dengan ada jarak sekitar setengah inci dari headroom. Ketika dibekukan, maka ubi jalar aman untuk disimpan selama 10 hingga 12 bulan dengan suhu 0 Fahrenheit.

Dari segi nutrisi untuk kesehatan, meskipun ubi jalar dianggap sebagai sayuran bertepung, ubi jalar sendiri disebutkan terdiri dari karbohidrat kompleks dan serat makanan yang memungkinkan untuk penyerapan lambat untuk menjaga kadar gula darah bahkan dinilai sebagai salah satu makanan indeks glikemik rendah.

Selain itu, ubi jalar juga menyediakan kandungan antioksidan yang luar biasa. Ditambah lagi dengan vitamin A yang hadir berfungsi untuk menjaga selaput lendir dan kulit yang sehat, meningkatkan penglihatan pada malam hari, mendukung perkembangan tulang yang sehat, hina memberikan perlindungan dari kanker paru-paru dan mulut.

Ubi jalar juga merupakan sumber vitamin C yang baik, yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melawan infeksi seperti flu, proses penyembuhan luka yang cepat, anti penuaan, tulang yang kuat, dan fungsi kekebalan tubuh yang sehat. Belum cukup sampai di sini, disebutkan lebih lanjut ubi jalar juga menyediakan serat, kalium, mangan, dan vitamin B metabolik juga kandungan vitamin B6 yang baik untuk mengecilkan efek homocysteine, yang dapat merusak dinding sel yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

 (Baca Juga:Di Royal Wedding, Putri Eugenie Kenakan Perhiasan Serba Berlian)

Kadungan nutrisi lainnya dalam ubi jalar ialah termasuk thiamin (vitamin B1), riboflavin, asam folat, asam pantotenat, dan niacin. Tembaga (yang menghasilkan sel darah merah yang sehat), kalsium, kalium (mendukung sel optimal dan cairan tubuh), zat besi, mangan yakni komponen dalam superoksida superoksida dismutase enzim yang super kuat, serta fosfor sebagai mineral yang bermanfaat dalam tubuh. Demikian seperti dihimpun Okezone, Minggu (14/10/2018) dari berbagai sumber.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini