nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Kata Menkes Nila Terkait Gempa Situbondo dan Pascagempa Palu

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 12 Oktober 2018 13:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 12 481 1963043 begini-kata-menkes-nila-terkait-gempa-situbondo-dan-pascagempa-palu-2s0BTn7LYx.JPG Menkes Nila Moeloek (Foto: Leo/Okezone)

BENCANA gempa dan tsunami yang menerjang saudara-saudara kita di Palu telah menyisakan luka mendalam untuk Indonesia. Banyak orang yang tewas dan terluka akibat bencana yang meluluh lantahkan wilayah Palu dan sekitarnya pada 28 September 2018.

Beberapa hari kota Palu seakan lumpuh. Evakuasi pun mulai dilakukan untuk mencari jenazah-jenazah yang tertimpa puing reruntuhan. Tak hanya mengalami luka secara fisik, namun luka batin akibat kehilangan harta benda dan orang-orang tersayang pun turut mereka alami.

Melihat kondisi itu Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Moeloek pun bertolak ke Palu untuk meninjau lokasi kejadian. Menurutnya saat ini Palu sudah berangsur pulih, sementara para korban juga bisa mendapatkan perawatan medis yang layak dengan ditangani para ahli.

“Operasi untuk para korban sudah dilakukan. Alhamdulillah di Palu rumah sakitnya tidak terlalu banyak mengalami kerusakan jadi mereka bisa mengatasi para korban dengan baik,” tutur Menkes Nila, saat ditemui Okezone di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2018).

Menkes Nila juga mengatakan bantuan dari negara asing juga banyak berdatangan untuk membantu korban bencana di Palu. Namun, semuanya ditolak karen para korban telah mendapatkan perawatan yang layak dari segi penanganan medis dan juga obat-obatan.

Baca Juga: Beredar Foto yang Diambil pada Tahun 1940, Ada Sosok yang Bikin Geger Jagad Maya!

Meski masalah medis telah teratasi, namun ada masalah lain yang kini menjadi kendala utama di Palu. Saat ini, penyebaran dan infeksi penyakit sudah semakin tinggi. Hal ini dikarenakan kondisi jenazah yang telah membusuk dan membawa kuman penyakit.

“Kemarin sempat terkendala masalah listrik, namun kami bisa mengatasinya dengan menggunakan genset. Dalam beberapa hari masalah tersebut bisa teratasi. Saat ini kami sedang mengurus banyak jenazah yang mulai membusuk dan membawa penyakit. Tim sudah berada di sana dan mengatasi kejadian infeksi dari jenazah. Selain itu dapur umum di tenda pengungsian, kemungkinan bisa menyebarkan penyakit diare, masaah inilah yang sedang kami atasi,” lanjutnya.

Baca Juga: Ditilang Malah Ajak Polisi Seks Threesome, Selebgram Seksi Ini Tanggung Akibatnya

Terkait gempa yang melanda Pulau Jawa, tepatnya wilayah Situbondo dan sekitarnya dengan magnitudo 6,4 skala richter, Menkes Nila pun sudah memberikan tanggapannya.

“Kami berharap yang positif dari gempa yang mengguncang Situbondo pada 11 Oktober 2018. Di Situbondo tenaga medis masih belum diperlukan. Obat-obatan juga masih tercukupi. Saya harap korban gempanya tidak banyak,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini