nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dongkrak Kunjungan Wisata, Kini Tersedia Penerbangan Karimun Jawa - Semarang

Taufik Budi, Jurnalis · Sabtu 13 Oktober 2018 20:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 13 406 1963662 dongkrak-kunjungan-wisata-kini-tersedia-penerbangan-karimun-jawa-semarang-tzOW5noxZ1.jpeg Karimun Jawa (Foto: Renny Sundayani/Okezone)

KARIMUN Jawa menjadi salah satu surga wisata bahari favorit di sekitar Pulau Jawa. Namun beberapa tahun sebelumnya, akses menuju tempat wisata ini cukup sulit.

Jumat, 12 Oktober 2018, Lion Air berhasil melakukan penerbangan perdana ke Bandara Dewandaru Karimun Jawa dari bandara Ahmad Yani Semarang dengan pesawat ATR 72-600. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang melepas penerbangan tersebut mengaku bakal terus menggenjot promosi dan pembangunan untuk menarik wisatawan ke sana.

Ganjar mengaku sudah memimpikan jadwal penerbangan reguler rute Semarang - Karimun. Meski telah sempat beberapa maskapai yang menggarap rute tersebut, namun kondisinya masih sepi peminat. Untuk melayani penerbangan itu, Lion Air Group bakal menggunakan maskapai Wings Air.

 (Baca Juga:Seru, Aneka Permainan Tradisional Jadul Semarakkan Lawang Sewu)

"Ini menjadi impian lama karena beberapa penerbangan catatan saya ada tiga penerbangan sebelumnya mendahului dan tidak terlalu sukses. Sekarang Wings Air kita minta untuk terbang tiap hari mudah-mudahan sukses. Sekaligus kita mempromosikan," katanya di Bandara Ahmad Yani.

 

Kesuksesan transportasi memang terletak pada ramai dan tidaknya masyarakat yang menggunakan. Jika dilihat potensi daerah tujuan, yakni Karimun Jawa, Ganjar yakin penerbangan yang dilakukan setiap hari ini akan sukses dan meningkatkan jumlah wisatawan.

"Ini tempat yang sangat menarik, diving resort bagus, taman lautnya bagus, kalau transportasinya bagus maka ini akan menyelesaikan banyak persoalan," katanya.

Ganjar mengatakan, dengan penerbangan itu maka keluhan wisatawan yang selama ini terjadi akibat akibat gelombang besar bisa diatasi.

”Saya tidak mau mendengar lagi ada keluhan ‘Pak saya piknik ke Karimunjawa tidak bisa pulang karena gelombangnya tinggi’. Yang selalu terjadi kan seperti itu dan jalur udara menjadi solusi orang untuk bisa bolak-balik," katanya.

 (Baca Juga:Beragam Hal Unik yang Ditawarkan Kampung Sosrowijayan di Yogyakarta)

Di sisi lain Ganjar mengaku masih hal yang perlu dikerjakan untuk menjadikan Karimun Jawa sebagai primadona wisata laut sekelas Bali, Lombok maupun Labuan Bajo. Jika transportasi sudah, tinggal peningkatan fasilitas.

 

"Karimun Jawa-nya mesti diperbaiki agar orang makin minat dateng, fasilitas, bandara mesti dikembangkan termasuk yang Dewandaru. Maka itu perlu penambahan runway. Ini tugas saya ke Pak Menteri Perhubungan," katanya.

Selain itu yang juga harus disiapkan adalah sumber daya manusia di Karimun Jawa agar mampu mengelola daerahnya jika akhirnya banyak kunjungan wisatawan. Terutama terkait kesiapan menyelenggarakan acara.

"Yang di sini juga sudah siap. Maka berikutnya adalah membuat event yang ada di sana agar orang bisa berdatangan dan mereka tertarik untuk itu," katanya.

Karimun Jawa merupakan satu dari empat destinasi wisata andalan Jawa Tengah yang mendapat prioritas dari pemerintah pusat, selain Candi Borobudur, Dieng dan wisata sejarah Sangiran.

"Setelah ini selesai runway diperbaiki akan kami kembangkan dengan beberapa titik destinasi yang lain. Target kita sih mau minta muntahan saja dari Bali," katanya.

Dia juga mengaku beberapa investor asing sangat tertarik untuk membantu pengembangan pariwisata di Karimunjawa. Dengan catatan tidak ada lagi kendala listrik, energi dan Infrastruktur.

"Lanskap sudah kita siapkan review sudah kita siapkan. Nanti kita minta Bupati untuk lebih aktif. Ada beberapa teman dari luar negeri kita coba tawarkan mau tidak investasi pariwisata," katanya.

Sementara itu President and CEO Lion Air Group Edward Sirait mengaku siap menambah jadwal flight jika penerbangan ini cukup diminati masyarakat. Terlebih dengan jarak tempuh dari Semarang hanya 30 menit.

"Saat ini tiket rute Karimun Jawa-Semarang dijual dengan harga Rp460.600. Kemudian untuk rute Semarang-Karimun Jawa hanya Rp407 ribu. Untuk jadwal kita terbang regular (daily) atau tiap hari berangkat pukul 11.20 WIB," katanya.

Pesawat ATR 72-600 ini berkapasitas 72 seat (dari Semarang), sedangkan berangkat dari Karimun Jawa berkapasitas 50 orang.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini