nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kesal dengan Sampah Tulisan di Puncak Gunung, Netizen: Tulis di Kuburan 'Kapan Nyusul?'

Annisa Aprilia, Jurnalis · Senin 15 Oktober 2018 09:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 15 196 1964059 kesal-dengan-sampah-tulisan-di-puncak-gunung-netizen-tulis-di-kuburan-kapan-nyusul-bQvSgRe197.png Mendaki Gunung (Foto: Instagram/Pesonakalsel)

BELAKANGAN ini mendaki gunung jadi hobi yang makin digemari. Muda-tua, laki-laki dan perempuan, gemar mendaki meski berbeda tujuannya, ada yang memang karena cinta alam atau sekadar mengikuti tren.

Untuk kaum golongan yang kedua tersebut, berswafoto tidak cukup dilakukan sekali atau dua kali. Tidak cukup pula hanya foto seorang diri tanpa properti, sehingga sempat ada beberapa peristiwa yang membuat geram, karena ada pendaki yang sengaja memetik bunga edelweis si bunga abadi.

Baca Juga:

Tidak cukup sampai di situ saja, sebab ada tren berfoto dengan memegang kertas yang berisikan salam pendaki pada seseorang yang mereka tuju, seperti sahabat hingga kekasih. Meski zaman sudah modern, mereka masih menggunakan kertas yang ditulis tangan hingga yang paling niat diketik lalu dicetak.

Terkait dengan tren yang dianggap keren itu, ternyata ada dampak yang mengikutinya. Dua orang pendaki belum lama ini menemukan bekas-bekas aksi swa foto memegang kertas salam. Ya, pendaki yang kerap foto memegang kertas tersebut, ternyata tidak selalu dan tidak semuanya membawa turun kertas salam mereka, hingga akhirnya tercecer dan jadi sampah.

"Bawa apa bu?" ucap seorang pria yang ada di balik kamera.

"Sampah," jawab pendaki perempuan yang mengumpulkan sampah kertas salam.

Kedua pendaki ini menemukan kertas-kertas salam di jalur pendakian. Mereka bahkan mengungkap kertas yang diduga kuat jadi properti foto tersebut, dibuang dengan sangat niat, karena ada yang dibuang dengan diselipkan di ranting pohon.

"Bikinnya aja niat loh sampai diprint gitu, masa bawa turunnya nggak niat. Gunung bukan tempat sampah kawan, ia adalah guru kehidupan," tulis si pendaki.

Tidak hanya itu, dua orang pendaki yang mengumpulkan sampah-sampah kertas salam ini pun dibuat geram, karena mereka yang mendaki tapi tidak bertanggungjawab menjaga kebersihan justru bisa merusak alam. Para netizen pun sepakat, hingga video pengumpulan sampah di Gunung Ceremai yang disebarkan akun Instagram @gunungindonesia pun viral.

"Capek-capek muncak cuma buat nyampah doang," ujar pria pendaki yang memegang kamera.

Netizen pun menuliskan komentar serupa, seperti Muhammad Yunus yang menulis komentar cukup menohok, "Kalau mau nulis alay gitu jangan di gunung, sekali-kali di kuburan tulis dah tuh 'Kapan nyusul?' wkwkwkwk," tulisnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini