nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

8 Mitos Benjolan yang Sering Dikaitkan dengan Kanker Payudara

Firda Janati, Jurnalis · Senin 15 Oktober 2018 17:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 15 481 1964312 8-mitos-benjolan-yang-sering-dikaitkan-dengan-kanker-payudara-uZy6wWTNAo.jpg Ilustrasi (Foto: Purelyb)

MENJADI penyakit yang paling mematikan bagi wanita, kanker payudara memang sulit dideteksi ketika masih pada tahap awal. Pada umumnya, kebanyakan pasien merasakan gejala kanker payudara justru telah memasuki tahap akhir penyakit dan susah untuk dikendalikan. Tak heran, karena hal ini beredar kabar burung atau mitos yang sering dikaitkan dengan kanker payudara.

Saat ini banyak beredar rumor mengenai gejala kanker payudara, salah satunya adalah mengenai benjolan yang terdapat pada payudara. Dilansir Okezone dari Webmd, Senin (15/10/2018), mengEnai mitos benjolan di daerah payudara yang tidak selalu berhubungan dengan kanker payudara.

Benjolan pada payudara karena menstruasi

Kanker payudara memang identik dengan benjolan yang terdapat pada payudara. namun tidak semua benjolan tersebut merupakan gejala kanker payudara. Benjolan tersebut juga bisa karena menstruasi. Beberapa benjolan muncul dan akan menghilang ketika menstruasi selesai.

“Penting untuk selalu mengetahui dan mendeteksi perubahan pada tubuh sendiri untuk cepat dievaluasi. Jika itu kanker, maka Anda telah menyelamatkan hidup Anda sendiri,” kata Beth Overmoyer, direktur Program Kanker Payudara Inflamasi di Dana-Farber Cancer Institute di Boston, Amerika Serikat.

 (Baca Juga:Tak Ada Air Mengalir untuk Cuci Tangan, Bolehkah Pakai Handsanitizer atau Tisu Basah?)


Benjolan yang telah terdeteksi oleh Mammogram

Mammogram adalah tes pemeriksaan kanker payudara dengan menggunakan sinar X untuk memantau perkembangan jaringan yang ada di payudara. Jika pemeriksaan Mammogram normal, Anda tidak perlu khawatir. Namun, Anda juga perlu untuk melakukan lebih banyak tes untuk melihat keakuratannya.

Benjolan kanker payudara selalu tidak terasa atau sakit

Jawabannya adalah belum tentu. Meskipun kanker payudara tidak selalu menyakitkan, tetapi jangan mengabaikan nyeri pada payudara. Inflamasi kanker payudara atau kanker payudara yang sudah stadium lanjut dapat merasakan gejala seperti kemerahan, bengkak, atau rasa hangat di sekitar payudara. Menurut Overmoyer terkadang benjolan tersebut juga bisa sakit.

 (Baca Juga:Bikin 'Kecanduan', Ini 6 Pengaruh Negatif Medsos terhadap Kesehatan Mental)

Benjolan pada saat menyusui

Meskipun menyusui dapat membuat Anda terhindar dari penyakit kanker payudara. Tetapi Anda juga jangan mengabaikan jika ada benjolan pada saat menyusui. Anda bisa melakukan tes ultrasound untuk memastikannya.

Kanker payudara tidak menyerang wanita muda

Hal ini merupakan mitos yang telah banyak dibantah oleh para dokter. Ya, pada usia berapapun Anda, kanker payudara tidak mengenal usia. Meskipun sebagian pasien penderita kanker payudara berusia 50 tahun atau yang telah melewati masa menopause. Jika Anda memiliki benjolan yang terdapat pada payudara, segeralah periksakan ke dokter.

Benjolan kecil bukan berarti kanker payudara

Nah, Anda harus tahu bahwa benjolan payudara terjadi dalam berbagai ukuran. Menurut Melissa Scheer spesialis payudara di Manhattan Diagnostic Radiology di New York, Amerika Serikat, ukuran yang terdapat pada payudara tidak memengaruhi kemungkinan bahwa itu merupakan kanker. Menurutnya, benjolan kecil juga bisa menjadi kanker yang agresif.

Terjadi benjolan setelah melakukan Mammogram

Jika Anda telah melakukan tes Mammogram dan hasilnya normal. Namun, merasa ada benjolan setelah melakukannya, Anda dapat melakukan pemeriksaan setahun setelahnya. Mammogram dapat melewatkan benjolan tersebut, karena terdapat pada lokasi yang tidak nyaman (seperti di dekat ketiak)

Hanya wanita yang keluarganya memiliki riwayat kanker payudara saja yang rentan terkena penyakit ini

Mitos ini yang sering banget tersebar di masyarakat. Mereka berpikir bahwa jika keluarga mereka tidak ada yang pernah mengalami penyakit kanker payudara, hal itu berarti mereka terbebas dari penyakit ini, padahal nyatanya sa;ah. Menurut American Cancer Sosiety, sekira 15 persen pasien kanker payudara tidak memiliki riwayat penyakit tersebut.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini