Saat Kolega Bau Badan, Diam atau Bicara? Juga Percakapan Sulit Lainnya di Kantor

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Rabu 17 Oktober 2018 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 17 196 1965086 saat-kolega-bau-badan-diam-atau-bicara-juga-percakapan-sulit-lainnya-di-kantor-VwrKChWJFR.jpg Memulai percakapan sulit di kantor (Foto:Saspa)

KONTRIBUTOR BBC World Service, Alison Green, telah memberikan saran-saran soal interaksi di tempat kerja selama satu dekade lebih. Dia masih terkejut akan banyaknya orang yang menghindari percakapan yang sulit dengan kolega.

Selama 11 tahun terakhir, saya mengisi kolom nasihat soal tempat kerja, dan menjawab pertanyaan orang-orang tentang semua hal, mulai dari memberi tahu manajer akan beban kerja yang terlalu banyak, sampai apa yang harus dilakukan jika kolega Anda bau badan.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul dalam surat yang saya terima adalah banyak orang ingin tahu caranya — bagaimana saya meminta bos atau kolega saya mengubah perilaku mereka tanpa saya harus memberi tahu mereka?

Dengan kata lain, banyak dari kita berharap agar ada mantera ajaib yang menyelesaikan masalah tanpa kita harus berbicara. Orang benar-benar berusaha untuk menghindari percakapan langsung, apalagi jika ada potensi kecanggungan dalam percakapan tersebut.

Itu wajar saja. Pekerjaan Anda adalah sumber penghidupan, dan Anda harus menjaga hubungan baik dengan kolega — apalagi bos Anda — atau hidup Anda akan menjadi tidak lagi menyenangkan.

Tapi yang saya lihat dalam surat-surat saya terima adalah orang-orang yang menghindar bahkan dari percakapan kecil yang mungkin tidak akan berakhir buruk.

Contohnya, saya mendengar dari orang-orang yang tetap diam selama berbulan-bulan daripada harus meminta koleganya untuk berhenti menerima panggilan telepon lewat speakerphone, atau untuk memelankan panggilan telepon dengan volume keras.

Saya juga mendengar dari orang-orang yang terlalu lama menoleransi kondisi kerja yang tidak nyaman secara fisik — seperti kursi yang menyakitkan atau pengharum ruangan yang membuat mereka mual — daripada berbicara ke seseorang yang bisa memperbaiki situasi itu.

Saya bahkan mendengar dari banyak orang yang tetap mengerjakan pekerjaan secara gratis lama sesudah mereka meninggalkan pekerjaan itu karena mereka ragu untuk mengatakan, "Saya tidak bisa membantu lagi." Atau meminta, "Mari kita bicarakan harga yang masuk akal untuk pekerjaan ini."

Bahkan para manajer, yang punya otoritas jelas untuk berbicara saat ingin mengubah sesuatu, bisa menjadi pelaku utama penghindaran dari percakapan langsung.

 Women at Office

Kotak surat saya penuh dengan surat dari para manajer yang merasa frustrasi dengan berbagai aspek pekerjaan para karyawan tapi mereka belum duduk dengan orang itu dan memberi tahu perubahan yang harus dilakukan…meski melakukan itu adalah tugas sang manajer!

Tidak ada orang yang menanti-nanti melakukan percakapan yang tidak nyaman atau membuat canggung, tapi kenyataannya Anda akan mendapatkan hasil maksimal dalam pekerjaan profesional Anda — dan akan memiliki kualitas kerja yang lebih baik — jika Anda mau berbicara dan meminta apa yang Anda inginkan.

Tentu saja, ini tidak berarti berbicara dengan cara yang agresif atau bermusuhan, yang sepertinya dibayangkan banyak orang harus mereka lakukan.

Malah yang harus Anda lakukan adalah berbicara dengan tenang dan sesuai fakta — dengan nada yang sama seperti Anda mengatakan, "Kok software ini tidak bisa berjalan ya?" atau "Bisakah Anda membantu saya mengatasi problem ini dengan klien?"

Dengan kata lain, nada yang sama yang Anda gunakan saat berusaha menyelesaikan masalah di tempat kerja.

(Baca Juga: Kembali Bertemu dengan Janda, Kali Ini Pangeran Harry Bawa Meghan Markle)

(Baca Juga: Perdebatan Antara Cinta dan Seks)

(Baca Juga: Sudah 6 Tahun Menikah Wanita Ini Masih Perawan)

Jika Anda melakukan itu, maka Anda akan mendapati bahwa sebagian besar orang akan menanggapinya biasa.

Sebagian besar orang akan ingin tahu jika mereka melakukan sesuatu yang mengganggu atau membuat Anda — dalam kasus bau badan—merasa mual.

Kebanyakan orang tak akan marah jika Anda melakukan percakapan dengan tenang dan sopan akan apa yang Anda butuhkan, dan Anda tidak akan terlihat seperti orang kurang ajar.

Tentu saja, tak semua orang bisa bersikap sopan — tapi sebagian besar orang seperti itu, dan jika Anda mencobanya, percakapan akan lebih besar kemungkinannya berakhir baik dan Anda bisa mendapat hasil yang diinginkan.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini