nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gaya Hidup Cashless Semakin Digandrungi Masyarakat Indonesia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 17 Oktober 2018 22:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 17 196 1965429 gaya-hidup-cashless-semakin-digandrungi-masyarakat-indonesia-LuX08kSEH0.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SEIRING berkembangnya zaman dan kemajuan teknologi, gaya hidup masyarakat pun mengalami pergeseran. Jika dulu banyak orang yang rela mengantre berjam-jam hanya untuk mereservasi meja di restoran atau membayar tagihan belanja bulanan mereka di supermarket, kini kegiatan tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan smartphone.

Bahkan, kini Anda tidak perlu repot-repot lagi membayar barang belanjaan menggunakan uang konvensional. Sudah banyak perusahaan atau penerbit yang menawarkan sistem pembayaran melalui media e-money (uang elektronik). Sistem pembayaran inilah yang kemudian dikenal dengan istilah cashless, dan mulai digandrungi masyarakat Indonesia.

Biasanya, transaksi ini melibatkan penggunaan jaringan komputer seperti internet dan sistem penyimpanan harga digital. Perkembangan e-money di Indonesia pun sudah semakin marah. Berdasarkan data resmi yang dikeluarkan Bank Indonesia (2017), setidaknya terdapat 22 penerbit e-money baik perseroan terbatas maupun Bank.

 (Baca Juga:Gaya Glamor Shah Rukh Khan, Kajol, dan Rani Mukerji di Reuni 20 Tahun Kuch-Kuch Hota Hai)

Kendati demikian sebetulnya ada beberapa kelebihan dan kekurangan jika Anda menggunakan sistem pembayaran ini. Tidak seperti uang konvensional, penggunaan e-money cenderung lebih efisien saat konsumen hendak melakukan pembayaran.

 

Anda tidak perlu repot-repot lagi menghitung kembalian, menghemat waktu antrian, serta mengurangi kerusakan lingkungan akibat produksi kertas yang berlebihan, hingga berbagai promo dan diskon menarik yang ditawarkan oleh produk tertentu.

Sementara untuk kekurangannya, hingga saat ini, saldo e-money hanya dapat diisi ulang melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di bank penerbit. Selain itu, ketersediaan mesin pembayaran e-money pun masih belum masif peredarannya, dan hanya kota-kota tertentu saja yang menyediakan layanan tersebut.

 (Baca Juga:Teh Sariwangi Jatuh Pailit, Meme-Meme Iklan #Ayahbolehgak Ramai di Medsos)

Dengan kata lain, jika Anda sedang melakukan perjalanan dinas atau berlibur ke daerah terpencil, sistem pembayaran elektronik ini kemungkinan besar tidak dapat dilakukan. Selain itu, jika kartu e-money Anda hilang, saldo yang ada di dalamnya pun akan ikut hilang. Tidak seperti kartu debit atau kartu kredit yang masih bisa 'diselamatkan' jika Anda mengurus sulat hilang di Polisi, dan segera melaporkannya ke pihak bank terkait.

Kembali berbicara soal kelebihan e-money yang sempat disinggung sebelumnya, ada sejumlah promo yang bisa didapatkan para pelanggan setia T-CASH, dalam rangka dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-3 tahun. Promo ini dimulai dari tanggal 1 hingga 31 Oktober 2018.

Anda bisa mendapatkan cashback hingga 50% dan promo buy 1 get 1 dari sejumlah gerai dan merchant. Antara lain, McDonald's, Starbucks, Chatime, CGV cinemas, Wendy's, Baskins Robbins, Pertamina, dan masih banyak lagi.

“Kesuksesan kami tak lepas dari semakin meningkatnya animo masyarakat untuk beralih memanfaatkan transaksi non-tunai dalam kehidupan sehari-hari, khususnya untuk melakukan pembayaran tagihan dan bertransaksi di merchant," ujar Danu Wicaksana, CEO TCASH, dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone.

"Kami ingin mengapresiasi dukungan pelanggan setia dalam memasyarakatkan gaya hidup non-tunai, memanfaatkan ekosistem digital yang secara konsisten kami kembangkan," tukasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini