nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jahat Terhadap Ibu dan Adiknya, Pria Ini Kena Karma dan Azab Mengerikan

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 18 Oktober 2018 19:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 18 196 1965710 jahat-terhadap-ibu-dan-adiknya-pria-ini-kena-karma-dan-azab-mengerikan-ynTax4PgGA.jpg Pria Terbunuh dengan Senapan (Foto: The Sun)

APA yang Anda tabur, maka itulah yang akan Anda tuai. Mungkin ini adalah sebuah ungkapan yang pantas untuk mengibaratkan prilaku seseorang. Seseorang yang bersikap baik, akan menerima kebaikan pula dikemudian hari, begitupun sebaliknya.

Oleh sebab itu, sebisa mungkin berbuatlah yang baik dan positif. Jika tidak, maka karma buruk bisa mengintai dan terjadi dalam hidup Anda. Sama seperti kisah seorang pria yang kerap berbuat jahat pada anggota keluarganya sendiri ini.

Pria berkebangsaan Inggris ini yang dibunuh oleh seorang pemburu Perancis. Orang tersebut adalah Mark Sutton. Ia ditembak mati oleh seorang penembak jitu yang awalnya mengira bahwa ia adalah mangsa.

Baca Juga:

Namun, anehnya tidak ada orang yang keberatan karena hal ini. Justru sang saudara perempuannya mengatakan jika kakaknya tersebut, pantas untuk ditembak seperti binatang. Sang adik yang bernama Katie Toghill, mengatakan bahwa, sang pemburu itu sukses membantu keluarganya dengan membunuh Sutton. Wanita berusia 32 tahun ini berulang kali diperkosa dan dipukuli ketika mereka masih anak-anak.

Sutton melarikan diri ke luar negeri setelah ia dikonfrontasi beberapa tahun kemudian oleh Katie dan ibu mereka Katrina. Kehidupan Katie dan Katrina pun seakan tersiksa dengan kehadiran Sutton. Saking bencinya mereka bahkan menyebut Sutton yang sudah meninggal itu sebagai "monster".

“Dia adalah seorang pemerkosa dan saya senang dia mati. Ketika saya mendengar dia terbunuh, saya merasa sangat lega. Saya merasa kehilangan beban besar di punggung saya. Saya lega dia tidak bisa menyakiti kami atau siapa pun lagi,” tutur Katie, sebagaimana dilansir The Sun, Kamis (18/10/2018).

Kekejian Sutton selama hidupnya telah membuat keluarganya tidak dapat membendung kebencian yang telah dipendam selama puluhan tahun. Mereka justru meluapkan semua amarahnya setelah mengetahui Sutton terbujur kaku usai disergap timah panas pemburu.

“Dia pantas ditembak seperti binatang. Ia adalah hewan terbesar di sana. Mereka memburu hewan yang tepat. Aku ingin pembunuhnya keluar karena dia membantu kami,” lanjut Katie.

Sang adik menjelaskan bahwa kematian tragis kakaknya itu adalah sebuah karma buruk yang diterimanya. Katie bahkan menginginkan jika sang kakak justru mati secara perlahan agar hidupnya semakin tersiksa.

“Sayang sekali dia meninggal begitu cepat. Saya ingin sekali melihat dia perlahan-lahan terbaring sekarat dan disiksa sampai mati,” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, Sutton terbunuh oleh satu tembakan ketika ia sedang mengendarai sepeda gunung pada akhir pekan di resort ski Les Gets Alpine.

Sutton sendiri bertugas mengelola restoran vegetarian Beet Kitchen di daerah tersebut bersama rekannya setelah pindah ke Prancis sekira enam tahun lalu. Meski demikian ia berusaha menutupi masa lalunya kepada temannya tersebut dari segala macam tindak kekerasan yang telah dibuatnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini