nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peneliti AS Diberi Rp367 Juta oleh Pornhub untuk Meneliti Dampak Pornografi pada Otak

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Kamis 18 Oktober 2018 15:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 18 481 1965662 peneliti-as-diberi-rp367-juta-oleh-pornhub-untuk-meneliti-dampak-pornografi-pada-otak-DtpZQuNJSK.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SEORANG ilmuwan Amerika Serikat (AS) dan tim risetnya diberi hibah USD25.000 atau lebih dari Rp379 juta karena meneliti dampak konsumsi pornografi terhadap otak dan tubuh manusia. Uniknya, pemberi hibah adalah PornHub, salah satu perusahaan pemasok konten dewasa terbesar di dunia.

Perusahaan pemasok konten dewasa yang berbasis di Kanada itu mengatakan hibah tersebut berasal dari Sexual Wellness Center Grant (Hibah Pusat Kesesehatan Seksual) yang mereka kelola.

Profesor Psikologi Universitas Kansas Dr Omri Gillath dan tim risetnya adalah tim yang dinyatakan sebagai penerima hibah USD25.000 tersebut.

"Tujuannya adalah untuk membantu memajukan pekerjaan penting di bidang kesehatan seksual yang tumbuh cepat," kata perusahaan tersebut.

 Baca Juga: Paling Subur Sedunia, Wanita Berusia 40 Tahun Ini Lahirkan 44 Anak

Pornhub telah dituding oleh beberapa orang di dalam industri menampilkan citra gratis hingga merugikan pendapatan para pemain atau aktor. Pembuat film dewasa, Erika Lust, juga menggambarkan konten di situs web seperti Pornhub sebagai "misoginis" dan berpotensi berbahaya bagi anak-anak.

 

"Pada akhirnya, kami ingin orang-orang memiliki akses ke informasi baru untuk menjalani kehidupan seks yang lebih bahagia dan lebih sehat, dan pekerjaan Gillath akan sangat membantu untuk mencapai hal ini," kata Wakil Presiden Pornhub Corey Price soal hibah tersebut.

Dr Laurie Betito, yang telah bekerja dengan Pornhub dalam panduan kesehatan seksualnya, menyambut baik hibah tersebut sebagai sarana untuk menarik kembali "kafan misteri" seputar konsumsi pornografi.

"Meskipun kita mungkin berpikir seks adalah tindakan alami, masih banyak yang tidak kita ketahui," katanya.

 Baca Juga: Teh Sariwangi Jatuh Pailit, Meme-Meme Iklan #Ayahbolehgak Ramai di Medsos

"Seksualitas itu rumit dan kita perlu penelitian untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang tindakan paling universal ini dan semua yang disiratkannya. Dengan hibah ini, kami menantikan penelitian cemerlang yang harus dilakukan oleh Profesor Gillath dan timnya," imbuh dia, seperti dikutip Sputnik, Kamis (18/10/2018).

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini