Tamatnya Jam Kerja 9 Pagi hingga 5 Sore bagi Karyawan Milenials, Setuju?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 19 Oktober 2018 09:42 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 19 196 1966067 tamatnya-jam-kerja-9-pagi-hingga-5-sore-bagi-karyawan-milenials-setuju-6cbVlYiup2.jpg Bekerja di Rumah Lebih Efektif (Foto: Pixabay)

SALAH satu tradisi pekerjaan yang sepertinya masih belum bisa berubah dari tahun ke tahun adalah jam kerja. Khususnya di Indonesia, kerja dari jam 09.00 pagi hingga 05.00 sore sepertinya masih menjadi hal wajib.

Tapi, sudah banyak penelitian yang dilakukan dan menjelaskan bahwa tradisi ini sama sekali tidak membawa perubahan ke arah baik dan hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya generasi milenial yang lebih suka kerja dinamis.

Baca juga:

Fakta pendukung lainnya dijelaskan dalam sebuah penelitian yang meneliti struktur kehidupan kerja, di mana di jelaskan di sana bahwa semakin banyak kantor modern yang menghilangkan tradisi kerja 8 jam ini dan lebih memilih kerja jarak jauh setiap minggunya.

Dilansir Okezone dari New York Post, fakta selanjutnya adalah ada lebih dari setengah (57%) pekerja kantoran modern di Amerika yang lebih merasa produktif dengan bekerja jarak jauh dan tidak dituntut waktu tertentu.

Penelitian ini dilakukan oleh OnePoll dalam hubungannya dengan GoToMeeting yang dikerjakan LogMeIn, di mana koresponden penelitian ini diikuti sebanyak 3.000 pekerja kantor.

Survey ini dilakukan pada karyawan Amerika, Inggris, Perancis, Jerman, Australia, Selandia Baru, dan India, dan menemukan peningkatan produktivitas yang menonjol dari pemberontakan sistem kerja tradisional tersebut.

Pada pekerja Amerika, ada 59 persen yang mengungkapkan bahwa mereka lebih merasa produktif jika bekerja jarak jauh. Ya, meskipun ada sekitar 49 persen yang tetap memilih bekerja di kantor.

Dari angka 59 persen tersebut, 43 % merasa lebih baik bekerja di rumah, 5 persen merasa bekerja lebih baik jika dilakukan sambil bepergian atau dinamis, dan 3 persen lebih nyaman bekerja di perpustakaan, kafe, atau ruang publik.

Salah satu manfaat yang dirasakan dari bekerja jarak jauh ini adalah selain tidak adanya tekanan berlebih ketika di kantor, pekerja juga merasa waktu istirahatnya lebih fleksibel dan ini membantu mereka mencapai nilai pekerjaan yang lebih baik.

Selain itu, manfaat lain dari bekerja jarak jauh adalah karena pekerjaannya itu dinamis, hal ini berkaitan dengan produktivitas pekerja.

Di sisi lain, mereka yang sudah berkeluarga, ketika mengerjakan pekerjaan di rumah, mereka bisa 'nyambi' ngurus anak dan mengerjakan pekerjaan rumah, dengan syarat pekerjaan tetap beres dan berkualitas.

Lebih lanjut lagi, bekerja di luar kantor juga membuat hati terasa lebih bahagia. Hal ini mungkin berkaitan dengan lingkungan yang lebih berwarna dan ruangan yang tidak membosankan.

Hasil dari penelitian ini coba menunjukan bahwa ada keseimbangan yang lebih terasa ketika bekerja di luar kantor dan tidak menerapkan 9-5 di sistem kerjanya. Keseimbangan sempurna ini tentunya berhubungan erat dengan produktivitas kerja.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini