JFW 2019: Barli Asmara Usung Paris Abad 17, Ria Pilih Gaya Seoul Feminin

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 21 Oktober 2018 08:57 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 21 194 1966833 jfw-2019-barli-asmara-usung-paris-abad-17-ria-pilih-gaya-seoul-feminin-lGT67uwRI8.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SALAH satu gelaran pekan mode paling besar dan bergengsi di Indonesia, Jakarta Fashion Week, selalu ditunggu-tunggu kehadirannya setiap tahun oleh insan mode dan para penikmatnya.

Dibuka pada 20 Oktober 2018, perhelatan Jakarta Fashion Week (JFW) 2019 memasuki hari pertama. Di hari pertama, salah satu pagelaran busana yang dihadirkan adalah pagelaran busana dari dua desainer kondang Tanah Air, Barli Asmara dan Ria Miranda.

Dua nama perancang mode kondang ini memang sudah tak perlu diragukan lagi koleksi rancangannya, setiap tahun koleksi teranyar dari keduanya selalu ditunggu-tunggu oleh penikmat mode.

Baca Juga: 10 Fakta Vodka yang Wajib Diketahui, Jadi Alternatif Pengusir Nyamuk

Di JFW tahun ini, Barli Asmara ternyata memilih konsep Parisian look sebagai garis besar koleksi rancangannya. Menampilkan tema Parisian tepatnya gaya ala para kaum bangsawan, Barli diketahui terinsipirasi oleh pesona kota Paris yang romantis di Jardin de Tuileries, taman tertua dan terbesar di abad ke-17 yang terletak dari Place de La Concorde hingga Musee du Louvre.

Dia menampilkan konsep berbusana ala wanita bangsawan Paris. Pantauan Okezone, di lokasi fashion show, Barli mencoba menampilkan siluet busana yang santun namun tetap anggun.

Ada sekira 25 outfit dengan detail seperti polkadot stn‘pes, plaids dan floral berpotongan one piece dress, celana palazzo, celana brokat, sampai celana rajut, siluet loose (longgar), tidak membentuk lekuk tubuh, dan lengan panjang.

Ditambah dengan penggunaan bahan-bahan yang cantik, nyaman dipakai, tapi tidak menerawang. Sebut saja mulai dari rayon, katun, crepe, kulit sintetis, coplin, rajut, brokat, embroidery chiffon, lace, hingga knits.

Baca Juga: Indehoy di Siang Bolong, Pasangan Ini Jadi Tontonan Warga Pasar

Selain itu, sebagai salah satu komponen utama, koleksi ini Barli menambahkan pemakaian topi besar untuk menunjukkan ikon pada era tahun 18 sampai tahun 40’an topi besar diketahui menjadi ikon para wanita bangsawan di Paris.

Nah, jika Barli memilih memasukkan pengaruh Eropa pada koleksi rancangan teranyarnya kali ini. Lain lagi dengan desainer busana Muslim, Ria Miranda. Sebagai seorang perancang busana, Ria bisa dibilang telah sukses mengukuhkan karakter rancangannya, yakni gaya busana yang feminin, santun, tapi tetap simpel.

Pakem-pakem rancangan yang disebutkan di atas inilah yang tetap ditampilkan desainer berdarah Minang, untuk koleksi terbaru di JFW 2019. Mengusung tema gaya feminin ala Korea tepatnya Seoul, terlihat dari sepuluh outfit yang dipamerkan.

Ria pun secara konsisten memberikan tampilan busana Muslimah bersiluet feminin, sederhana, santun dan memiliki potongan yang rapi dalam dengan mengusung aksen frill, pleats dan unsur playful lainnya dalam permainan warna-warna salem seperti merah jambu, krem, ungu indigo, biru laut, coklat tanah dan kuning gading.

Ditambah, ada beberapa pasang outfit yang tampilan aksesorinya berupa veil hat sebagai headpiece. Gaya manis dan feminin ala Korea ini juga terlihat diaplikasikan di gaya make-up, di mana gaya riasan yang diaplikasikan lebih condong pada tampilan segar bare skin khas anak muda, eye make-up yang tipis, perona bibir warna pink lembut yang manis, dan pipi yang merona cerah walau dipulas tipis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini