Inilah Alasan Pasangan yang Bahagia Mengalami Kenaikan Berat Badan

Fienca Amelia , Jurnalis · Rabu 24 Oktober 2018 04:26 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 23 481 1968029 inilah-alasan-pasangan-yang-bahagia-mengalami-kenaikan-berat-badan-iBm2pAy8s4.jpg Ilustrasi (Foto: Brightside)

MENEMUKAN seseorang yang mencintai kita apa adanya membuat bahagia. Ada sebuah pepatah mengatakan jika bahagia dengan pasangan berat badan akan meningkat. Mungkin ini terdengar aneh dan tidak masuk akal. Namun, benarkah demikian?

Sebagaimana dilansir Okezone dari BrightSide, Rabu (24/10/2018), pasangan yang bahagia dan puas dalam hubungan mereka cenderung mengalami peningkatan berat badan. Penelitian yang dilakukan oleh University of North Carolina dengan 8.000 orang yang mengikuti pengukuran berat badan. Menurut mereka, hubungan romantisme ada hubungannya dengan peningkatan obesitas.

Dapat disimpulkan bahwa, seorang wanita yang sudah menikah rata-rata mengalami kenaikan berat badan 24 pound atau sekira dengan 10 kg selama 5 sampai 6 tahun pertama pernikahannya. Tak hanya wanita yang sudah menikah saja, wanita yang berpacaran juga mengalami kenaikan berat badan sebanyak 13 pound atau 5 kg. Penelitian juga menunjukkan bahwa pria yang memiliki pasangan lebih dari 2 tahun, mengalami kenaikan 25 pound atau 11 kg dibandingkan dengan pria yang tidak memiliki pasangan.

Tidak hanya dapat menaikan berat badan saja, ini juga terbukti mengurangi gaya hidup yang negative. Mereka yang memiliki pasangan menunjukkan penurunan signifikan dalam merokok dan konsumsi alcohol. Ini menunjukkan bahwa kehadiran pasangan membawa pengaruh positif untuk mencapai gaya hidup yang lebih sehat.

pasangan bahagia

Institute Kesehatan Nasional juga meneliti apakah kenaikan berat badan pada pasangan yang baru menikah adalah cerminan positif atau negative. Studi ini dilakukan pada pasangan yang menikah selama lebih dari 4 tahun dan diperiksa kesehatan emosional serta tingkat stress mereka. Hasilnya ditemukan bahwa pasangan yang baru saja menikah dengan dua kali lebih bahagia.

Baca Juga: Babymoon Mesra Hamish-Raisa yang Pamer Perut Buncit, Duh Bikin Baper Deh

Peneliti juga menganalisis lingkungan social, kebiasaan serta timbal balik sati sama lain. Dan dapat disimpulkan bahwa pasangan yang bahagia mengalami kenaikan berat badan karena mereka merasa tidak memiliki kebutuhan untuk menarik pasangan lain. Dan mereka akan menularkan kebiasaan mereka satu sama lain.

Waktu bersama mereka lebih sering digunakan untuk makan tanpa mempedulikan berat badan.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui situasi kehidupan setiap pasangan dan membantu untuk mengurangi obesitas. Namun, ini bukan berarti jika Anda tidak mengalami peningkatan berat badan tidak bahagia.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini