Gaya Susi Pudjiastuti Berlenggak-lenggok di JFW 2019 bak Model Profesional

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 24 Oktober 2018 00:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 24 194 1968078 gaya-susi-pudjiastuti-berlenggak-lenggok-di-jfw-2019-bak-model-profesional-FLgIAEePw8.jpg

ADA yang menarik dari perhelatan Jakarta Fashion Week 2019 hari ke-4. Sebagai penutup, Designer Legendaris Anne Avantie mempersembahkan koleksi teranyarnya bertajuk "Badai Pasti Berlalu".

Bicara mengenai koleksi, tentu bukan rahasia umum lagi kalau Anne Avantie adalah designer kenamaan Indonesia. Busana ciptaannya selalu menjadi sorotan banyak pihak dan selalu ada kisah dan makna yang terkandung di belakangnya.

Selain kisah yang menarik, siapa-siapa saja yang jalan di show-nya selalu menarik perhatian. Secara mengejutkan, Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti hadir sebagai "model" yang berlenggok menutup runway Anne Avantie ini. Bagaimana kelakuannya?

Berdasar pandangan Okezone langsung di lokasi, Menteri Susi mengenakan outer yang terbuat langsung dari tenun Palu karya Anne Avantie. Kemudian, dia melengkapi tampilannya dengan kacamata hitam dan turban yang juga merupakan tenun khas Palu yang memang menjadi highlight koleksi "Badai Pasti Berlalu" ini.

Tidak hanya kacamata hitam yang membuat tampilan Menteri Susi menarik. Dia juga memilih thigh high boots hitam berbahan leather yang memperlihatkan bagaimana karakter diri Menteri Susi yang tomboy.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Susi menjelaskan bagaimana dirinya terlibat dalam show "Badai Pasti Berlalu" karya Anne Avantie ini.

"Saya sedang galang dana untuk para korban tsunami dan gempa di Palu dan Donggala. Lalu, saya bilang ke bu Anne, kalau bu Anne mau kasih 10 perahu untuk para nelayan di sana (Palu dan Donggala, Red) saya mau jalan," kata Menteri Susi di atas runway, Selasa (23/10/2018).

(Baca Juga: Babymoon Mesra Hamish-Raisa yang Pamer Perut Buncit, Duh Bikin Baper Deh)

Menteri Susi pun jalan di runway yang mana itu berarti Designer Anne Avantie bersedia menyumbangkan 10 perahu untuk nelayan.

"Saya memang ingin menyumbangkan donasi kepada para korban bencana alam di Palu dan Donggala. Ya, semoga dengan memberikan 10 perahu itu, pada nelayan bisa mendapatkan kembali kehidupannya," terang Anne Avantie terharu.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini