Jakarta Fashion Week 2019, Anne Avantie Tampilkan "Badai Pasti Berlalu" untuk Korban Palu

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 24 Oktober 2018 11:52 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 24 194 1968220 jakarta-fashion-week-2019-anne-avantie-tampilkan-badai-pasti-berlalu-untuk-korban-palu-D8P6OwPzXu.jpeg

INDONESIA dalam beberapa bulan terakhir ini memang diguncang banyak bencana alam. Masyarakat Indonesia pun banyak yang memberikan dukungan. Salah satunya adalah Anne Avantie yang memberikan Cinta, Kasih, dan Keprihatinan untuk Korban Bencana Alam lewat Koleksi "Badai Pasti Berlalu".

"Setiap orang akan mengalami kedukaan. Tapi, duka harus berlalu. Para korban bencana alam di Lompok, Palu, dan Donggala harus bangkit. Tenunan harus terus berjalan sebagai penghidupan masyarakat," ungkap Designer Anne Avantie, Selasa (23/10/2018).

Begitu cerita singkat show tunggalnya di Jakarta Fashion Week 2019 bertajuk "Badai Pasti Berlalu". Menurut Anne, pada shownya kali ini, semua emosi, inspirasi, dan imajinasi melebur menjadi satu. Mencipta koleksi couture ethnik dengan kain tenun Palu.

Baca Juga: Awas Jangan Dicoba, Ini 5 Posisi Seks Paling Berbahaya

Ya, bencana alam yang terjadi di Indonesia menjadi keprihatinan tersendiri bagi Anne. Tak banyak yang bisa dia lakukan untuk mengembalikan kebahagiaan para korban. Kembali menghidupkan tenun para korban menjadi upaya yang dilakukan Anne.

"Hati saya tersentuh untuk melakukan sesuatu bagi sesama yang saat ini tertimpa bencana. Lewat karya ini, saya suarakan kepedulian yang sangat menyentuh dan 'Badai Pasti Berlalu' menjadi ungkapan rasa peduli kami semua sebagai manusia," terangnya sebelum show dimulai.

Melihat koleksinya sendiri, Anne menonjolkan betapa indahnya tenun Indonesia. "Perlu diketahui, kain tenun yang dijadikan highlight koleksi ini saya buat dari awal pemintalan benang, jadi bukan berasal dari kain tenun yang sudah jadi," kata Anne.

Meski begitu, proses persiapan untuk memperlihatkan ke-50 koleksinya itu menghabiskan waktu 3 bulan. Bukan waktu yang lama sebetulnya untuk bisa memperlihatkan betapa cantiknya kain khas Indonesia dibalut dengan rasa Anne Avantie dalam kebaya itu sendiri.

Lebih lanjut, kain tenun tersebut banyak dipadukan dengan brokat, manik-manik, bordir, dan sulam. Menurut Anne, ini merupakan simbol harapan baru, di mana semua manusia pun yang sedang berduka harus kembali menyulam kehidupan baru mereka.

Baca Juga: Ucapkan 3 Kata Ini untuk Meningkatkan Gairah Pasangan di Ranjang

"Kita harus menyambung kain-kain yang sudah tercabik-cabik karena duka dan kemudian menghiasnya kembali dengan sinar berkilau yang terpantul dari butiran manik-manik. supaya mereka menemukan semangat dalam kehidupan yang harus tetap dilalui," papar Anne haru.

"Saya terbiasa mengerjakan sesuatu apabila saya yakini saya bisa lakukan dengan baik, kemudian saya imani. Saya punya pekerja yang detak jantungnya sama dengan saya," sambung Anne.

Dalam pagelaran "Badai Pasti Berlalu" ini, Anne melakukan donasi untuk para korban bencana alam berupa pemberian 10 kapal nelayan. Hal ini diharapkan bisa membuat kehidupan para korban bisa bangkit kembali.

"Saya sumbangkan 10 kapal nelayan. Harapannya supaya kapal nelayan yang pecah karena bencana alam bisa digantikan dengan yang baru sehingga nelayan bisa kembali bekerja dan menghidupi keluarga mereka," tambah Anne haru.

Sementara itu, pada pagelaran busananya, banyak publik figur yang ikut berlenggok membawakan koleksi Anne Avantie ini. Misalnya Maia Estianty, Tantri Kotak, Surya Saputra, Kimmi Jayanti, Wulandari, dan Mikha Tambayong. Serta yang tak kalah heboh adalah Menteri Susi Pudjiastuti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini