Lulu Lutfi Labibi - Novita Yunus Duetkan Tenun dan Lurik di Runway JFW 2019

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 24 Oktober 2018 21:54 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 24 194 1968553 lulu-lutfi-labibi-novita-yunus-duetkan-tenun-dan-lurik-di-runway-jfw-2019-qMsBlCaxtr.jpeg Koleksi busana Novita Yunus dalam JFW 2019 (Foto: Pradita/Okezone)

SETIAP orang pasti memiliki sahabat yang sering melakukan banyak hal bersamaan. Setiap pasangan sahabat biasanya memiliki caranya masing-masing dalam merayakan persahabatan.

Nah, kalau yang bersahabat ini sama-sama desainer, momen merayakan persahabatan tersebut bisa diwujudkan dalam sebuah pameran karya di panggung runway. Cara inilah yang dipilih oleh dua desainer terkenal Tanah Air, Lulu Lutfi Labibi dan Novita Yunus. Keduanya memilih gelaran pekan mode Jakarta Fashion Week 2019 sebagai momen tepat untuk merayakan persahabatan, dengan menampilkan karyanya masing-masing di panggung runway.

 

Menghadirkan koleksi busana di gelaran JFW 2019 hari kelima, Novita Yunus mengusung tema ‘Pure Resort’, yang terinspirasi dari keindahan dan suasana pantai di Indonesia bagian timur. Di koleksi ini, NY by Novita Yunus menampilkan sederet rancangan busana dengan dominasi permainan warna putih yang dipadu dengan berbagai material seperti anyaman tangan, renda, border, dan sedikit sentuhan Wastra Indonesia.

 (Baca Juga:Gaya Susi Pudjiastuti Berlenggak-lenggok di JFW 2019 bak Model Profesional)

 

Kurang lebih 24 looks dipamerkan Novita, yang terdiri dari potongan busana wanita bergaya kasual mulai dari long vest, bolero, jogger pants, dan celana hareem. Material bahan yang digunakan seperti tenun tangan dari Sumba dan Wakatobi, anyaman tangan dari Garut, dan lace. Untuk teknik pembuatan, teknik yang dipakai ialah dengan cara hand stamp dengan memakai bahan alami yaitu pelepah pisang. Selain teknik hand stamp, dipakai juga teknik border di dalamnya.

Di koleksi ‘Pure Resort’ ini, warna-warna yang ada pada Tenun Sumba, seperti biru indigo, coklat, putih, kuning, dan krem dipilih jadi ragam warna yang mendominasi kurang lebih 24 looks ini.

 (Baca Juga:Meghan Markle Pamer Baby Bump Dalam Balutan Gaun Floor Length Cape)


Sedangkan di sisi lain, Lulu sendiri mengusung tema ‘Tepian’, dengan kurang lebih memamerkan 30 looks untuk wanita dan pria. Koleksi di panggung runway yang diperlihatkan di gelaran JFW hari kelima, Rabu 24 Oktober 2018 ini didominasi oleh warna hitam yang pekat, sebagai simbol warna kedamaian dan spiritual. Sedangkan warna kuning kunyit dan biru muncul pada desain baru motif lurik yang dikerjakan langsung dengan tangan bukan dengan mesin.

 

Untuk teknik pembuatan, di koleksi teranyarnya ini Lulu mengaplikasikan teknik “Geredan”. Sebuah teknik yang banyak menghiasi bagian tepian dengan motif yang muncul hanya di bagian tepi kain. Sedangkan untuk garis rancangan desain, Lulu memfokuskan pada garis cutting loose (longgar) dengan teknik drapping. Padu-padan atasan batik kontemporer warna hitam-putih dari bahan katunl, rok organdi dan brukat yang bervolume, kemeja batik lurik dipasangkan dengan batik bersiluet loose, aneka outer oversized yang nyaman.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini