nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Faktor Risiko Prediabetes yang Wajib Dicegah Sedini Mungkin

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 24 Oktober 2018 13:55 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 24 481 1968283 faktor-risiko-prediabetes-yang-wajib-dicegah-sedini-mungkin-OFnJuSSU7Y.jpg Ilustrasi (Foto: Belifexplorer)

SEBELUM mengalami diabetes, seseorang akan melewati masa prediabetes. Biasanya ini terjadi 5-10 tahun sebelum positif terdiagnosa diabetes itu.

Diabetes merupakan beban penyakit yang amat berat, yang mudah dialami seseorang. Apalagi kalau dibarengi gaya hidup tidak sehat, semakin rentan mengalami penyakit tersebut.

Penderitanya umumnya mengalami kadar gula darah tidak normal. Orang yang sudah positif diabetes kadar gulanya akan lebih dari 124 md/dL.

Padahal, normalnya kadar gula darah pada orang yang tidak menderita diabetes rata-rata 100 mg/dL. Sementara pada orang pre-diabetes sebesar 100-124 mg/dL.

Meski begitu, menurut Spesialis Penyakit Dalam Dr Dante Saksono, SpPD-KEMD, PhD, endokrin, tidak ada satupun orang Indonesia yang bebas gen diabetes. Namun penyakit ini tergolong multigenetik, sehingga ada kombinasi baru yang dialami seseorang.

"Karena orang rentan kena diabetes, maka harus mencegah faktor risikonya supaya tidak menjadi diabetes," ujar dia dalam diskusi media bersama Novo Nordisk, di RSCM Jakarta Pusat, Rabu (24/10/2018).

Baca Juga: Designer Anne Avantie Sebut Susi Pudjiastuti Buat Kehebohan di JFW 2019

Nah, sebelum orang mengidap penyakit itu, terlebih dulu dikelompokkan prediabetes. Kondisi ini membuat seseorang mengalami gula darah lebih tinggi dari batas normal, tetapi belum cukup dikatakan diabetes.

Cek Gula Darah

Banyak sekali orang yang berisiko tinggi mengidap penyakit tersebut. Dr Dante pun bakal menjelaskan lebih lanjut lewat ulasan berikut.

Etnik tertentu

Etnik seseorang menjadi faktor risiko diabetes. Misalnya orang Manado, secara genetik paling banyak risiko diabetesnya. Begitu juga dengan Gorontalo dan Ternate paling besar. Alasannya, Dr Dante tidak tahu apa sebabnya.

Baca Juga: Liburan ke Maroko, Duh.. Pevita Pearce Seksi Banget Sih

Berat badan berlebih

Orang berat badan berlebih gampang terkena diabetes. Itu sebab, karena insulin tidak bekerja dengan baik, sehingga sel lemak dapat memicu resisten gula darah.

gemuk

Aktivitas fisik yang kurang

Insulin akan bekerja efektif kalau seseorang rajin olahraga. Begitu juga kalau dibarengi dengan aktivitas fisik. Dua kegiatan itu membuat pembakaran sel tubuh dengan baik dan mencegah tumpukan lemak.

Diet tidak seimbang

Dr Dante menyebut, diet diabetes yang seimbang bukan sekedar urusan nasi. Tapi kurangnya makan serat, protein, lemak baik dan sebagainya. Sebaiknya setiap hari Anda harus mengatur pola makan sebaik mungkin.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini