nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mitos Buah Mengkudu yang Selalu Diburu Peziarah Makam Sunan Giri

Syaiful Islam, Jurnalis · Jum'at 26 Oktober 2018 15:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 26 406 1969361 mitos-buah-mengkudu-yang-selalu-diburu-peziarah-makam-sunan-giri-wk2UG7fiTL.jpg Ilustrasi (Foto: Instagram Dunia Cantik)

SURABAYA - Jika Anda pergi ke Kabupaten Gresik, kurang lengkap rasanya tanpa berwisata ke makam Sunan Giri di Desa Giri, Kecamatan Kebomas atau berjarak sekira 2 kilometer ke arah selatan Kota Gresik, Jawa Timur.

Untuk bisa sampai ke makam Sunan Giri atau Raden Ainul Yaqin tidak terlalu sulit. Anda bisa menaiki kendaraan umum atau mobil pribadi. Komplek pemakaman sunan Giri berada di puncak Bukit Giri. Jadi Anda ingin menunju ke puncak bukit harus mendaki.

Namun juga ada dokar maupun ojek yang siap mengantar peziarah ke puncak bukit. Kemudian menaiki tangga yang tidak tinggi untuk sampai ke makam sunan Giri.

Usai salat di masjid dan berziarah ke makam, biasanya para peziarah berbelanja atau menikmati kuliner lokal. Di sekitar lokasi makam, banyak warga yang berjualan sovenir khas Gresik untuk oleh-oleh keluarga yang ada di rumah.

"Saya sering ziarah ke makam Sunan Giri, karena Sunan Giri merupakan Walisongo. Biasanya saya ke sana ketika menjelang bulan puasa dan malam Jumat manis. Saya ke sana bersama keluarga naik mobil pribadi," terang salah seorang peziarah, H Luqman Sehon, Jumat (26/10/2018).

Menurut Luqman, dengan berziarah ke makam para wali membuat hati dan pikiran tenang. Sebab di sana dirinya memanjatkan doa dan bisa mengetahui sejarah perjuangan Sunan Giri dalam menyiarkan agama Islam di tanah Jawa.

Peziarah yang datang ke makam Sunan Giri pada malam Jumat manis sangat. Bahkan bisa menembus hingga ribuan orang. Mereka tidak hanya datang dari Gresik dan sekitarnya seperti Surabaya dan Madura, tetapi berasal dari luar provinsi seperti Solo, Banten dan ada juga yang dari Kalimantan.

"Sungguh banyak peziarah yang datang ke makam Sunan Giri, mereka berdoa dan sambil mencari berkah. Sungguh mulia Sunan Giri, karena beliau yang menyebarkan agama Islam di sini," paparnya.

Di sekitar komplek pemakaman Sunan Giri juga terdapat pohon mengkudu. Entah siapa yang memulai, tapi para peziarah meyakini buah mengkudu tersebut berkhasiat mengobati beragam jenis penyakit, sehingga tak jarang para peziarah selalu memburunya.

"Saya membawa buah mengkudu untuk dimakan di rumah. Serta ada tetangga juga yang memesan buah mengkudu, katanya bisa untuk mengobati segala macam penyakit," ulas pria yang pernah menjadi TKI di Arab Saudi ini.

(Foto: Instagram Gresik Tourism)

Peziarah lainnya, Roihanul Fuad, juga bercerita ihwal buah mengkudu ini. Beberapa tahun lalu dirinya sengaja datang ke makam Sunan Giri selain untuk berdoa juga untuk mencari buah mengkudu sebagai ikhtiar mendapatkan keturunan.

Lantaran tidak mendapatkan buah mengkudu yang jatuh dari pohonnya, dia pun menghubungi sang juru kunci. Ternyata masih rizki, sang juru kunci menyimpan buah mengkudu yang jatuh dan bersedia memberikannya.

(Baca Juga: Viral, Pesona Perawat Cantik Ini Sukses Bikin Netizen Terhipnotis)

Lelaki asal Lamongan itu lantas disuruh untuk membelah buah mengkudu dan menghitung jumlah bijinya. Setelah dibelah, terdapat empat biji dalam mengkudu tersebut. “Saya langsung lega, ini katanya isyarat bahwa saya akan punya empat anak,” ujar guru yang sudah 13 tahun belum dikarunia keturunan itu.

Tak lama berselang, ujar dia, istrinya dinyatakan hamil. Dia sempat tak percaya karena segala macam ikhtiar telah dia lakukan selama 13 tahun usia pernikahannya dan tidak membuahkan hasil. Kini Fuad telah dikarunia tiga anak. “Nah, ini saya yang penasaran, bakal dikasih anak keempat, tidak,” ujarnya lantas tersenyum.

(Baca Juga: 7 Perhiasan Mendiang Putri Diana yang Diwariskan ke Kate Middleton & Meghan Markle)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini