nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Terapi Bekam, Michael Phelps hingga Justin Bieber Pernah Coba Juga Loh

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Jum'at 26 Oktober 2018 10:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 26 481 1969213 mengenal-terapi-bekam-michael-phelps-hingga-justin-bieber-pernah-coba-juga-loh-cZOJzPPhHl.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PERNAH mencoba bekam? Sebuah teknik pengobatan asal China kuno yang digunakan untuk mengobati nyeri. Tapi, salah satu yang paling mengganggu adalah bulatan bekas bekam, yang pastinya membuat kita malu untuk mengenakan pakaian terbuka.

Tapi jangan salah, ternyata teknik bekam ini juga digemari oleh artis dan olahragawan luar negeri juga loh. Bahkan, Michael Phelps perenang peraih medali terbanyak di Olimpiade, sebanyak 28 medali, juga tertangkap kamera memiliki beaks bekam. Bukan hanya Michael Phelps, pesenam AS Alex Naddour, David Arquette hingga Justin Bieber juga menggunakan teknik bekam ini.

Baca Juga: 7 Perhiasan Mendiang Putri Diana yang Diwariskan ke Kate Middleton & Meghan Markle

Lantas, apa sih sebenarnya terapi Bekam ini? Terapi bekam menggunakan bola kapas yang sebelumnya diberi alkohol, kemudian dibakar. Setelah api menyala, sebuah benda seperti cangkir ditempatkan, sehingga udara di dalam cangkir habis dan menarik jaringan kulit.

Ketika kulit menyegel udara panas di dalam pembuluh, udara di dalam mulai dingin, menyebabkan kulit berkontraksi. Peregangan dan kontraksi kulit tersebut, kemudian akan meningkatkan aliran darah.

Asisten profesor anestesiologi di Rumah Sakit Mount Sinai, Houman Danesh, M.D. menyebut memperlancar aliran darah adalah cara alami penyembuhan tubuh. “Peningkatan aliran darah dapat bermanfaat untuk memulai atau mengembalikan respon penyembuhan yang sempat tumpul,” jelasnya seperti dilansir dari menshealth.

Baca Juga: Gantengnya Pemain Timnas U-19, Nomor 5 Siap-Siap Dibuat Meleleh!

Namun, karena proses bekam menarik darah dari pembuluh Anda dan masuk ke jaringan. Tubuh Anda berpikir itu telah terluka, sehingga memicu reaksi peradangan, memobilisasi antibodi ke area tersebut untuk mencoba menyembuhkannya. Untuk atlet yang tidak terluka, peningkatan aliran darah dari bekam dianggap membantu memperbaiki serat otot setelah latihan berat.

Meski demikian, terapi bekam juga memiliki risiko yakni memar-memar yang terjadi karena kerusakan sel-sel darah Anda. Pasalnya, darah akan merembes dari pembuluh darah dan masuk ke jaringan.

Studi terpisah menunjukkan bahwa terapi bekam dapat membantu mengurangi rasa sakit yang terkait dengan kondisi seperti sindrom terowongan karpal, nyeri punggung persisten yang persisten, dan nyeri leher kronis.

Tapi, jika Anda ingin mencobanya, pertimbangkan sebagai pilihan kedua, ketika Anda sudah merasa tidak mendapatkan bantuan dari pilihan pengobatan konvensional seperti terapi fisik atau obat yang direkomendasikan dokter Anda.

Pasalnya, jika Anda memiliki gangguan pendarahan, lebih baik obat seperti aspirin atau ibuprofen menjadi pilihan utam, karena bekam dapat merusak pembuluh darah Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini