nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Awkarin Pernah Idap Gangguan Mental, Apa Saja Faktor yang Dapat Memengaruhi?

Lifia Mawaddah Putri, Jurnalis · Jum'at 26 Oktober 2018 14:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 26 481 1969323 awkarin-pernah-idap-gangguan-mental-apa-saja-faktor-yang-dapat-memengaruhi-kIHRlkDssR.jpg Awkarin pernah idap gangguan mental (Foto: Karin Novilda/Youtube)

BARU-baru ini, selebgram dan youtuber terkenal Karin Novilda atau yang akrab disebut Awkarin ini mengunggah sebuah video di channel Youtube miliknya. Bukan berisi tentang video galau karena putus cinta seperti yang dulu pernah ia unggah, kali ini dalam video tersebut Karin menceritakan kisah hidupnya.

Dalam video itu pun, Karin juga menceritakan kepada pengikutnya bahwa pada saat duduk di bangku SD dan SMA, ia pernah mengalami gangguan mental atau mental disorder. Namun, sebenarnya apa faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami mental disorder? Berikut adalah penjelasan dari mental disorder yang dilansir dari webmd, Jum’at (26/10/2018).

Beberapa penyakit mental telah dikaitkan dengan fungsi abnormal sirkuit sel saraf atau jalur yang menghubungkan daerah otak tertentu. Sel saraf dalam sirkuit otak ini berkomunikasi melalui bahan kimia yang disebut dengan neurotransmeter.

Selain itu pun, cacat atau cedera pada area tertentu di bagian otak juga telah dikaitkan dengan beberapa gangguan mental. Namun, ada beberapa faktor biologis lainnya yang memungkinkan seseorang terkena gangguan mental. Berikut adalah faktor lain yang dapat membuat seseorang mengalami gangguan mental.

1. Genetika / keturunan

Penyakit mental kadang-kadang terjadi dalam keluarga. Dan hal ini menunjukkan bahwa orang yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan mental mungkin lebih mungkin untuk mengalami gangguan mental juga. Para ahli percaya bahwa banyak penyakit mental yang terkait dengan kelainan pada gen daripada hanya satu atau sedikit dan bahwa gen-gen tersebut berinteraksi dengan lingkungan yang unik pada tiap orang. Hal inilah yang menyebabkan seseorang mewarisi kerentanan terhadap penyakit mental.

Baca Juga: 4 Gaya Hijab Trendi ala Artis Muda Generasi Milenial

2. Infeksi

Infeksi tertentu telah dikaitkan sebagai penyebab kerusakan otak dan perkembangan penyakit mental seseorang. Sebagai contoh, satu kondisi yang dikenal dengan gangguan neuropsikiatri pediatrik autoimun (PANDA) yang terkait dengan bakteri streptococcus telah dikaitkan dengan perkembangan gangguan obsesif-kompulsif dan penyakit mental lainnya.

3. Kerusakan prenatal

Beberapa bukti menunjukkan bahwa gangguan perkembangan otak janin awal atau trauma yang terjadi pada saat kelahiran, misalnya hilangnya oksigen ke otak, mungkin menjadi faktor yang dapat mengakibatkan bayi mengalami gangguan mental seperti autisme.

Baca Juga: Intip 5 Gaya Seksi Anya Geraldine, Pamer Payudara Mirip Model Dewasa

4. Gangguan spektrum

Penyalahgunaan zat jangka panjang, telah dikaitkan sebagai penyebab dari kecemasan, depresi, dan paranoia bagi seseoang. Zat tersebut menyerang otak dan kemudian mengganggu sistem pada otak dan mengakibatkan orang tersebut mengalami penyakit mental.

5. Faktor lainnya

Faktor lain yang dapat menyebabkan seseorang terkena gangguan mental misalnya seperti asupan nutrisi yang buruk. Hal lainnya yang juga dapat memicu seseorang terkena gangguan mental adalah stres yang berlebihan atau ketakutan yang berlebihan terhadap sesuatu.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini