nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ajarkan Anak Mencium Tangan dengan Benar, Begini Caranya

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 27 Oktober 2018 19:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 27 196 1969789 ajarkan-anak-mencium-tangan-dengan-benar-begini-caranya-i3ZKvuok4G.jpg Ilustrasi (Foto: NHCC)

MENCIUM tangan orang yang lebih tua dan yang dihormati, atau biasa juga disebut dengan salim memang telah menjadi tradisi bagi sebagian orang. Gestur mencium tangan ini biasanya dimulai dari lingkup lingkungan yang terkecil, keluarga.

Anak dibiasakan untuk salim kepada orangtuanya setiap kali mereka atau orangtuanya pergi keluar rumah. Selain itu, gestur ini juga kerap dilakukan dari generasi yang lebih muda kepada anggota sanak keluarga yang lebih tua, dengan tujuan sebagai bentuk dari rasa menghormati dan sayang kepada orang yang lebih tua.

Akan tetapi, seiring waktu berjalan, gestur mencium tangan ini sedikit mengalami perubahan. Perubahan yang dimaksud ialah perubahan posisi, di mana sekarang tidak jarang anak-anak malah melakukan salim dengan meletakkannya di berbagai posisi, mulai dari kening, pipi, hingga mulut atau dengan kata lain dilakukan sekenanya. Padahal, posisi salim sebaiknya dilakukan dengan memposisikan tangan orang yang dicium tangannya tersebut di posisi di bawah hidung.

(Baca Juga:Fakta Menarik Dibalik Ciuman, Simak Juga Mitos dan Bahayanya!)

Lalu bagaimana caranya agar bisa mengajarkan pada anak posisi mencium tangan atau salim dengan tepat tersebut? Hal yang pertama harus kita lakukan adalah menjadi teladan atau contoh. Agar anak bisa berkomitmen dalam mempelajari sesuatu, jadilah sosok yang bisa dicontoh oleh anak. Seperti yang diungkapkan Ajeng Raviando, Psi sebagai psikolog anak.

"Orangtua harus rajin mencontohkan bagaimana memberi salam dengan posisi benar. Cara mengajarkan, ya paling efektif dengan contoh langsung," jelas Ajeng saat dihubungi Okezone, Sabtu (27/10/2018) via pesan singkat.

Selain itu, seperti dihimpun dari berbagai sumber, dalam mengajarkan anak mencium tangan yang benar juga bisa dengan menerangkan pada mereka bahwa salaman sambil berdiri adalah salah satu bentuk sopan santun. Kemudian ajarkan juga ketika bersalaman harus menatap mata dan tak lupa memberi senyum.

(Baca Juga:Usung 'The Faces', Rinaldy Yunardi Sukses Pukau Panggung Penutup Jakarta Fashion Week 2019)

Sebagai catatan, perlihatkan contoh langsung ini secara konsisten, sehingga anak akan bisa berfikir seperti itulah cara yang tepat karena orangtuanya melakukan hal tersebut. Lalu bisa juga dengan menerangkan manfaat akan komitmen, sebagai orangtua kita wajib bisa menjelaskan pada anak manfaat apa yang bisa ia dapat ketika melakukan sesuatu yang tepat secara konsisten, termasuk soal salim dengan benar.

Beri tahu anak melalui bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak. Misalnya kalau dirinya salim dengan tepat maka Anda sebagai orangtua merasa senang melihatnya, atau bisa juga dengan memberikan "hadiah" berupa pujian kepada anak, karena telah menjadi anak yang tahu sopan santun, dan bisa menjalankan perilaku tata-krama serta komitmen yang orangtua tanamkan.

Ajeng menambahkan, sebagai orangtua, tidak diperlu sampai memarahi anak jika terkadang masih kerap keliru dalam melakukan gestur mencium tangan atau salim ini.

"Perlunya dikasih petunjuk caranya mesti gimana dan orangtua konsisten mengingatkan," tandas Ajeng.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini