Menangis Seminggu Sekali Membuat Kamu Lebih Bahagia Loh!

Tiara Putri, Jurnalis · Minggu 28 Oktober 2018 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 28 196 1970072 menangis-seminggu-sekali-membuat-kamu-lebih-bahagia-loh-Ca8LP37ICL.jpeg Menangis (Huffington post)

SAAT merasa sedih, kecewa, atau bahkan marah, seseorang bisa saja menangis. Begitu juga ketika ia merasa stres karena tekanan besar. Hal ini wajar terjadi dan malah memberikan dampak yang cukup baik. Menangis dikatakan dapat menghilangkan stres dan ketegangan.

Praktisi dari Jepang yang menyebut dirinya guru air mata, Hidefumi Yoshida, mengatakan menangis lebih efektif mengurangi stres daripada tertawa atau tidur. Dirinya bahkan sering mengadakan seminar dan kegiatan serupa guna menerangkan manfaat psikologis dari menangis.

 Baca juga: Ingin Pantau Kesehatan Kamu? Bisa Dicek di Vlogger dan Blogger Ini!

https://static.toiimg.com/photo/64915668.cms

Menurutnya, tindakan mengeluarkan air mata karena mendengarkan musik yang bersifat emotif, menonton film sedih, membaca buku, dan lainnya dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan mental karena merangsang aktivitas saraf parasimpatis. Hal itu dapat memperlambat denyut jantung sehingga memberikan efek menenangkan pikiran.

 Baca juga: 3 Gedung Ini Jadi Tempat Lahirnya Naskah Sumpah Pemuda, Ini Lokasinya!

"Jika seseorang menangis seminggu sekali, maka ia bisa menjalani hidup bebas stres," ujar Yoshida seperti yang dikutip Okezone dari Independent, Minggu (28/10/2018). Oleh karenanya ia sering mengadakan seminar yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan manfaat tangisan.

 Menangis

Hal senada juga pernah diungkapkan dalam sebuah penelitian pada 1981 yang berjudul "Tear Expert". Penelitian yang dilakukan oleh Dr William Frey dari University of Minnesota itu mengklaim menangis melepaskan endorfin yang kemudian akan meningkatkan perasaan bahagia dan kesejahteraan. Ada pula penelitian lain yang dilakukan pada tahun 2008.

 Baca juga: 5 Potret Make-Up Unik ala Beauty Blogger

Penelitian terhadap lebih dari 3.000 orang itu menemukan menangis membuat orang merasa jauh lebih baik dalam situasi yang sulit. Para penulis penelitian bahkan menyarankan air mata harus terus didorong karena dapat digunakan sebagai bentuk terapi untuk pasien kesehatan mental.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini