nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Organ Tubuh Manusia Sebenarnya Tidak Memiliki Kegunaan

Lifia Mawaddah Putri, Jurnalis · Senin 29 Oktober 2018 15:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 29 481 1970425 5-organ-tubuh-manusia-sebenarnya-tidak-memiliki-kegunaan-M0UKpFSfWC.jpg Usus buntut kurang penting kegunaannya (Foto:Ilustrasi/Ist)

MANUSIA  adalah makhluk sempurna yang diciptakan oleh Tuhan. Namun, di dalam tubuh manusia sendiri, ada beberapa bagian yang sesungguhnya kurang penting kegunaannya.

Dilansir dari Wonderlist,  Senin (29/10/2018) diantara banyaknya organ-organ penting di dalam tubuh manusia, ada beberapa organ yang tidak memiliki fungsi khusus sehingga tidak terlalu berarti bagi manusia. Berikut ini adalah beberapa organ manusia yang tidak memiliki kegunaan yang berarti.

1. Usus buntu

Terletak di antara usus besar dan usus kecil, usus buntu pada dasarnya membantu dalam mencerna selulosa dan menghasilkan sel darah putih. Usus buntu sebenarnya justru dapat menyebabkan masalah bagi kesehatan seseorang seperti misalnya radang usus buntu. Penyakit ini menyebabkan seseorang kehilangan nafsu makan, sakit perut dan juga mual sehingga usus buntu memang harus diangkat dengan tindakan operasi.

2. Tulang ekor

Pada zaman dulu, mungkin tulang ekor memiliki fungsi karena manusia purba tidak berjalan dengan tegak. Para ilmuwan percaya bahwa tulang ekor dapat membantu dalam mengkomunikasikan dan menyeimbangkan struktur seseorang. Tetapi, seiring berjalannya waktu, manusia mulai berjalan tegak sehingga fungsi dari tulang ekor ini pun menghilang.

3. Amandel

Amandel sebenarnya berguna hanya bagi anak-anak hingga usia 7 tahun saja. Manfaatnya adalah untuk melindungi tenggorokan dari kuman pantogen dan berguna untuk mencerna makanan. Tapi seiring bertambahnya usia, amandel justru akan menimbulkan bahaya bagi seseorang. Karena dapat menimbulkan infeksi dan harus dilakukan tindakan operasi.

4. Gigi bungsu

Gigi ini biasanya tumbuh pada usia 17 dan 25 tahun. Gigi ini disebut gigi bungsu karena tumbuh pada periode ke-3 setelah gigi susu dan gigi seri. Dulunya, gigi ini dianggap berguna oleh para pendahulu. Namun, kini karena tengkorak manusia semakin kecil dan jumlah gigi semakin sedikit, gigi tidak lagi dibutuhkan. Bahkan apabila gigi ini tumbuh akan menyebabkan rasa sakit dan menimbulkan infeksi pada gigi lainnya. Oleh sebab itu, gigi ini harus dicabut agar tidak menimbulkan sakit dan infeksi.

5. Puting pria

Puting pada pria sudah berkembang di janin bahkan sebelum jenis kelaminnya terlihat. Pada minggu ke-6, hormon pria seperti testosteron mulai terbentuk. Pada titik ini, puting pria berhenti untuk berkembang lebih lanjut tetap terkadang jaringan lemak dapat menumpuk di sekitar puting dan membuat puting tersebut membengkak dan menjadi tampak mirip wanita.

Pada remaja pria, kadar estrogen yang tinggi juga dapat menyebabkan pembengkakan di sekitar puting dan membuatnya terlihat lebih besar. Meskipun tidak berfungsi, namun puting pria cukup sensitif dan dapat menimbulkan kanker payudara.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini