Hati-Hati, Dehidrasi Bisa Sebabkan Mood Swing

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Selasa 30 Oktober 2018 04:11 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 29 481 1970644 hati-hati-dehidrasi-bisa-sebabkan-mood-swing-mHGARzNeps.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PERUBAHAN suasana hati atau lebih dikenal dengan istilah mood swing bisa dirasakan oleh siapa saja. Pada wanita, kondisi ini biasa terjadi saat sedang PMS atau hamil.

Mood swing juga dapat terjadi pada orang yang sedang mengalami stres. Perubahan suasana hati dari yang ceria menjadi murung dan ingin marah-marah tentu membuat orang terdekat akan menghindar atau tidak mau berurusan dengan Anda untuk sementara.

Namun selain saat PMS, hamil, dan stres, mood swing bisa disebabkan oleh hal sepele, yakni kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi. Menurut dr Haekal Anshari, M.Biomed, dehidrasi dapat menyebabkan masalah yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

(Baca Juga:3 Ramuan Daun Mint yang Ampuh Hilangkan Mata Panda, Mudah Dibuat Kok)

"Yang paling gampang adalah kita enggak fokus, lemot, dan bisa mengalami gangguan mood. Mood tiba-tiba berubah, mood swing, nah ini adalah tanda-tanda awal kita kehilangan cairan," jelas dr Haekal saat ditemui di Jakarta belum lama ini.

Selain itu, dehidrasi juga bisa membuat orang kehilangan konsentrasi, merasakan sakit kepala, badan lemah, tubuh sakit, hingga otot kram.

"Tapi yang pertama kita enggak konsentrasi karena 70 persen otak kita adalah cairan," lanjut dr Haekal.

(Baca Juga:4 Hal yang Harus Dilakukan Penumpang saat Pesawat Mendarat Darurat di Perairan)

Studi tentang hubungan dehidrasi dan mood swing juga telah dilakukan pada 2012 lalu oleh para peneliti dari Laboratorium Kinerja Manusia Universitas Connecticut, Amerika Serikat. Dalam penelitian tersebut, ditemukan bahwa dehidrasi ringan dapat memengaruhi suasana hati, tingkat energi, dan fungsi mental seseorang.

Dilansir dari Huffpost, dehidrasi ringan pada seseorang terjadi ketika tubuh kehilangan 1,5 persen dari volume air normal di dalam tubuh. Efek ini pun bisa terjadi pada siapa saja yang kehilangan cairan, baik orang yang baru saja berolahraga atau orang yang hanya duduk santai.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini