nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Sampai Anak Anda Jadi Korban Penculikan! Ini 5 Tips Menghindarinya

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 31 Oktober 2018 04:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 30 196 1971182 jangan-sampai-anak-anda-jadi-korban-penculikan-ini-5-tips-menghindarinya-tWOhfa1vvT.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KABAR hoax soal penculikan anak yang viral di media sosial memang meresahkan kita semua, khususnya para orangtua. Namun, bukan berarti Anda lalai dalam merawat dan mengawasi anak dalam situasi apapun.

Siapa saja memang bisa menjadi korban penculikan, terlebih pada kalangan anak-anak balita. Hal itu tentu bisa membuat keluarga besar sedih, serta menghadapi risiko buruk lainnya.

Apapun yang terjadi, pasti orang yang lebih dewasa disalahkan. Namun demikian, Anda harus tetap waspada dalam menjaga anak untuk meminimalisir kasus penculikan.

Baca Juga: Kunjungi Raja dan Ratu Tonga, Lagi-Lagi Netizen Kritik Gestur Meghan Markle

Image result for penculikan anak shutterstock, okezone

Psikolog Keluarga Anna Surti Ariani pun membeberkan lebih lanjut terkait hal itu. Diulas Okezone, berikut tipsnya yang bisa Anda praktikkan dalam menjaga anak-anak dari penjahat.

Selalu awasi anak dalam kondisi apapun

Anda harus sadari bahwa anak adalah tanggung jawab orangtua. Terlebih anak usia balita yang butuh penjagaan ekstra. Anda harus waspada, dengan cara mengetahui apa kegiatan anak, di mana keberadaannya, serta bersama siapa mereka saat bepergian saat tidak bersama Anda.

Ajarkan anak supaya ingat namanya sendiri

Hal kecil yang mesti diajarkan kepada anak adalah mengetahui dan mengingat namanya. Cara ini penting dipraktikkan agar suatu saat jika anak tiba-tiba hilang, dia lapor ke petugas keamanan seperti satpam atau polisi, lalu menyebut namanya dengan mudah.

Baca Juga: Rekan Satu Grup Terlibat Kecelakaan, Pramugari Ini Tulis Pesan Mengharukan

Kenal nama orangtuanya

Tak ada salahnya, sejak kecil anak diajarkan untuk mengingat nama orangtuanya. Misalnya nama ayah atau ibunya, agar dia paham. Kalau suatu saat anak terpisah atau mengalami hal lain yang mengkhawatirkan, biasakan anak untuk melapor atau memberi tahu ke petugas. Caranya yakni dengan menyebutkan nama sendiri dan orangtua.

Beri tahu cara mengamankan diri

Beri pesan pada anak supaya langsung komunikasi dengan petugas keamanan bila dia terpisah di ruang publik. Misalnya suruh dia dekati satpam atau polisi berseragam, karena mudah diingat. Kalau perlu, suruh si kecil untuk menghapal alamat rumah dan nomor telefon orangtua, biar mudah dalam proses pencarian.

Orangtua jangan enggan bergaul

Petugas keamanan, guru di sekolah, tukang kebun atau tetangga di sekitar rumah ada baiknya diajak bergaul. Dekati mereka dan bersikaplah sopan padanya. Misalnya kalau tiba-tiba anak pergi main sendiri dengan radius yang sangat jauh, pasti orang-orang tersebut akan memberi tahu dan artinya mereka menjaga anak Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini