Sehari-hari Dengar Suara Bising, Hati-Hati Risiko Serangan Jantung Meningkat!

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 30 Oktober 2018 17:04 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 30 481 1970968 sehari-hari-dengar-suara-bising-hati-hati-risiko-serangan-jantung-meningkat-0765al1kw4.jpg Polusi suara (Foto: Gettyimages)

BARU-baru ini World Health Organization mengeluarkan pedoman terbaru terkait polusi suara untuk Eropa. Pedoman ini merekomendasikan tingkat kebisingan di luar ruangan yang tidak boleh dilampaui. Panduan itu berlaku untuk kebisingan pesawat, jalan, kereta api, turbin angin, dan tempat rekreasi. Dalam pedoman tersebut dikatakan bila polusi suara dapat menyebabkan diabetes maka harus dibatasi.

Meskipun pedoman dikeluarkan untuk Eropa, namun bisa berlaku di negara lain. Alasannya karena tujuan dari pedoman ini adalah merekomendasikan tingkat paparan kebisingan lingkungan guna melindungi kesehatan manusia. Penelitian terbaru menemukan paparan kebisingan lalu lintas jalan dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas perut dan diabetes.

Selain itu, suara bising atau polusi suara di jalan bisa menjadi konsekuensi dari paparan stres yang berkepanjangan. Ada pula bukti kuat jika paparan kebisingan lalu lintas jalan dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan jantung.

BACA JUGA:

 Rekan Satu Grup Terlibat Kecelakaan, Pramugari Ini Tulis Pesan Mengharukan

Masalah lainnya adalah sumber kebisingan dari turbo angin dan tempat rekreasi seperti klub malam, pub, kelas kebugaran, acara olahraga, konser atau tempat musik live, serta mendengarkan musik keras melalui headphone dapat menyebabkan gangguan tidur.

 

Bukti kesehatan memang masih sangat minim untuk kebisingan turbin angin. Hanya saja sebagian penelitian mengungkapkan kebisingan dapat menyebabkan efek kesehatan serius. Batasan untuk kebisingan waktu luang didasarkan pada paparan kumulatif dari semua sumber sepanjang tahun.

Ke depannya diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkaji dampak buruk dari mendengarkan musik keras melalui headphone. Ada pendapat yang mengatakan kegiatan tersebut apabila dilakukan secara berlebihan dapat menyebabkan tinnitus dan kehilangan pendengaran.

 BACA JUGA:

Jangan Minder, Ini 6 Keuntungan Punya Payudara Kecil yang Bisa Bikin 'si Jumbo' Iri

Sementara itu, pedoman ini memberikan informasi yang berguna bagi pembuat kebijakan tentang efek kesehatan potensial dari kebisingan pada masyarakat. Oleh karenanya harus dibentuk intervensi guna mengurangi kebisingan dan meningkatkan kesehatan. Demikian seperti yang dilansir Okezone dari Independent, Selasa (30/10/2018).

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini