Benarkah Redupkan Cahaya di Ponsel Kamu Bisa Cegah mata Minus?

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 30 Oktober 2018 20:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 30 481 1971090 benarkah-redupkan-cahaya-di-ponsel-kamu-bisa-cegah-mata-minus-EF7hXrXDwq.jpg Mata Minus (Aymag)

PENGGUNAAN gadget di zaman sekarang ini seakan tak bisa dihindari lagi. Sebagai contoh, paling tidak sekarang ini setiap orang memiliki smartphone untuk berkomunikasi dengan orang lain. Entah untuk urusan pekerjaan atau yang lainnya. Ada pula yang menggunakan ponsel untuk bermain game atau sosial media.

Maka tak heran bila sekarang ini ponsel dibawa kemana pun pergi, termasuk ke toilet. Bahkan tak sedikit yang langsung mengecek ponsel begitu bangun tidur. Padahal bisa saja saat itu mata belum sepenuhnya beradaptasi dengan pencahayaan sekitar dan pada akhirnya dapat menyebabkan kelelahan mata.

 Baca juga: Pramugari, Sosok Pahlawan yang Sering Dipandang Sebelah Mata

Smartphone

Selain itu, ponsel juga sering digunakan di tempat redup. Pencahayaan yang terlalu terang dari ponsel sementara cahaya di sekitar tidak begitu terang pun dapat menyebabkan mata lelah. Mungkin ada yang berusaha menyiasatinya dengan menurunkan tingkat pencahayaan ponsel. Namun apakah itu berpengaruh?

"Sebenarnya kembali kelelahan mata disebabkan otot yang ekstra bekerja terutama pada pupil. Pupil 'kan kalau misalkan terang butuh kerja otot juga, kalau misalkan di tempat gelap berusaha membesar. Jadi kalau kita di tempat gelap terus kita lihat terang, pupil antara besar kecil, besar kecil, itulah yang bikin matanya lama-lama lelah," jelas dokter spesialis mata, dr Rina La Distia Nora SpM (K), PhD saat ditemui Okezone dalam sebuah acara di Jakarta, Selasa (30/10/2018).

 Baca juga: Pasangan Gay Pinguin Ini Berhasil Lahirkan Seekor Bayi di Musim Kawin

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat ditarik kesimpulan bila menurunkan tingkat pencahayaan ponsel tidak berpengaruh banyak. Selain itu, flicker pencahayaan dari situasi tersebut ternyata dapat menginduksi terjadinya miopia atau rabun jauh. Belum lagi terkadang orang menggunakan ponsel dalam jarak dekat yang memperbesar kemungkinannya.

 Smartphone

"Mata minus itu bisa terjadi karena dua hal. Pertama bola mata yang memanjang, itu biasanya bawaan jika kedua orangtuanya memiliki mata minus. Kedua karena lensanya terus-terusan mencembung jadi lebih kerja keras untuk melihat dekat," ujar dr Rina.

 Baca juga; Gunakan Leging Warna Kulit, Wanita Ini Dikira Telanjang

Bila sudah begitu, maka kecenderungan untuk mata minus lebih mudah terjadi. "Banyak orang yang menjadi minus karena kerja dekat (dengan layar). Oleh karenanya terutama kurangi flicker dan glare (silau). Paling baik memang pencahayaan optimal," tandas dr Rina.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini