nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kalahkan Brasil dan AS, 23 Kopi Indonesia Raih Penghargaan di Paris

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Rabu 31 Oktober 2018 18:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 31 298 1971613 kalahkan-brasil-dan-as-23-kopi-indonesia-raih-penghargaan-di-paris-Lf2vKwkTiD.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

INDONESIA patut berbangga lagi kali ini, sebab 23 kopi lokal meraih penghargaan di Paris, Prancis, pada 2 Oktober lalu. Hal ini pun menjadi tonggak awal untuk melebarkan peluang ekspor kopi Indonesia ke dunia.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Arman Sulaiman mengapresiasi kerja keras petani serta pengusaha pengolahan Kopi Indonesia. Ia mengatakan bahwa hasil ini mengindikasikan kualitas produk kopi Indonesia yang sudah semakin diakui pasar global.

“Kementan mendukung upaya-upaya pemangku kepentingan industri perkebunan kopi Indonesia, agar bisa lebih bersaing mengacu pada selera pasar Internasional yang berbeda-beda”, kata Mentan Andi dalam siaran pers yang diterima Okezone, Rabu (31/10/2018).

"Ini berkat kerja keras seluruh jajaran Kementrian Pertanian, terima kasih untuk seluruh jajaran dan ini persembahan untuk Indonesia," lanjutnya.

 (Baca Juga:5 Bahan Makanan Ini Jadi ''Core Ingredients'' Masakan Italia)

Dalam kesempatan ini, 23 kopi Indonesia dari 11 produsen berhasil memenangkan penghargaan yang diserahkan di arena pameran The Salon Internasional de l’Agroalimentaire (SIAL) Agrofood di Paris. SIAL Agrofood merupakan salah satu pameran agrofood terbesar di dunia.

Ke-23 kopi yang mendapat penghargaan tersebut adalah AEKI koperasi koerintji - Bronze Gourmet; AEKI Garut Dr. Arffi - Bronze Gourmet; AEKI Kintamani - Simple Gourmet; AEKI D'Lampung - Bronze Gourmet; AEKI Temanggung Farmer Deddy - Bronze Gourmet; AEKI Toraja Sulotco - Silver Gourmet, Anomali Coffee Gunung Halu - Silver Gourmet; Arabica Van Cidaweung - Simple Gourmet; Cimbang Sinabung - Simple Gourmet; Gayodi - Simple Gourmet; Javanero Pasundan Natural - Simple Gourmet; Javanero Pasundan - Simple Gourmet; Javanero Papandayan - Simple Gourmet; Kopiku Tanah Air Kita, Papaku Manggarai - Gold Gourmet; Kopiku Tanah Air Kita, Gembala Baik - Bronze Gourmet; Le Plein d'Sens Kopi Luwak France - Gold Gourmet; Locarasa, Yogyakarta Volcanic Merapi - Simple Gourmet; Mangani Bali, Sweet Honeydew - Gold Gourmet; Onepus Takengon - Bronze Gourmet; Robusta Van Catangmalang Winey - Silver Gourmet; Robusta Van Catangmalang Ciragi - Bronze Gourmet; Tanamera Flores Honey - Silver Gourmet; dan Tanamera Bali Umejero - Silver Gourmet.

(Foto: Utami/Okezone)

 (Baca Juga:Gerai Roti dan Donat Beri Promo Seru Spesial Halloween)

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Presiden AVPA Philippe Juglar kepada Deputy Chief of Mission dari KBRI Paris Agung Kurniadi, dan Annelis Putri selaku country manager AVPA Indonesia. Keduanya mewakili para produsen kopi Indonesia yang berhalangan hadir.

Annelis Putri menyebut Presiden Juri AVPA André Rocher mengaku terkejut dengan kualitas kopi Indonesia yang sangat bervariasi. Ahli organoleptik yang sangat mengenal dunia kopi sejak menjadi penanggung jawab kualitas kopi di Douwe Egberts (1971) serta Jacobs dan Kraft Foods/Mondelez International (sampai 2009) itu juga mengatakan, kopi Indonesia mengalami banyak kemajuan.

Apresiasi yang sama juga datang dari juri Serge Edmond. Ia menyebut kopi Indonesia memiliki kualitas roasting yang baik. Penikmat kopi di Prancis menyukai light sampai medium roast.

Kompetisi ini diselenggarakan AVPA sepanjang bulan Oktober itu diikuti lebih dari 170 produsen kopi dari seluruh dunia. Selain Indonesia, peserta kompetisi juga datang dari Brasil, Kamerun, Kolombia, Kongo, Amerika Serikat (Hawaii), Gabon, El Salvador, Honduras, Kenya, Laos, Meksiko, Peru, Puerto Rico, Tanzania, Togo.

AVPA atau Agency for the Valorization of the Agricultural Products adalah organisasi di Prancis yang memiliki kepedulian membantu produsen produk pertanian dari seluruh dunia, utamanya untuk memasarkan produk mereka di Eropa. Tiap tahun, AVPA menggelar kompetisi ”Coffee roasted in their country of origin” untuk membantu pemasaran roasted coffee (kopi yang sudah disangrai) negara produsen di Eropa.

Dalam kompetisi ini, Indonesia menjadi negara kedua yang mendapatkan penghargaan terbanyak, setelah Kolombia (25 penghargaan untuk 14 produsen). Penghargaan Gourmet dibagi menjadi empat kategori: Gold Gourmet, Silver Gourmet, Bronze Gourmet, dan Simple Gourmet.

Dari 23 penghargaan untuk produk kopi Indonesia itu, tiga di antaranya memenangi kategori Gold Gourmet, yakni Kopiku Tanah Air Kita - Papaku Manggarai (produsen dan roastery), Le Plein d'Sens - Kopi Luwak France, dan Kawi Mengani Bali - Sweet Honeydew.

Indonesia salah satu sksportir kopi terbesar di dunia

Indonesia masih menjadi salsah satu negara eksportir kopi terbesar di dunia, berdasarkan catatan Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI).

"Per tahun itu (produksi kopi Indonesia) sekitar 630.000 ton. Pokoknya itu kopi secara keseluruhan. Belum yang eksportable. Biasanya yang eksportable itu 430.000 atau 450.000 ton. Sisanya sekitar 160.000-170.000 ton lah untuk konsumsi dalam negeri," ujar Wakil Ketua AEKI Pranoto Soenarto baru baru ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) ekspor kopi nasional pada 2017 tumbuh 12,56% menjadi 464 ribu ton dari tahun sebelumnya. Adapun total nilai ekspornya pun cukup fantastis. Per tahunnya, total ekspor yang berasal dari industri kopi sebesar USD 1,2 miliar atau sekitar Rp16,8 triliun (mengacu kurs Rp14.000 per USD). Total nilai ekspor tersebut tidak selalu sama dan bisa berubah ubah, tergantung bagaimana harga kopi di pasar dunia.

Amerika Serikat (AS) menjadi pasar kopi terbesar bagi Indonesia. Tidak kurang dari 63 ribu ton atau sebesar 13% dari total ekspor kopi nasional dikirim ke AS dengan nilai mencapai US$ 256 juta. Negara tujuan ekspor utama kopi Indonesia lainnya adalah Malaysia, Jerman, Italia, Rusia dan Jepang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini