nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hati-Hati, Kanker Sarkoma Mengintai Dewasa Muda dan Remaja

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 31 Oktober 2018 16:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 31 481 1971481 hati-hati-kanker-sarkoma-mengintai-dewasa-muda-dan-remaja-LN5cWlcCws.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

KANKER sarkoma adalah salah satu penyakit langka tapi belakangan ini banyak mengintai seseorang. Apalagi penyakit ini banyak diderita oleh remaja akibat gaya hidup dan mutasi genetik.

Perlu Anda tahu, sarkoma merupakan jenis kanker yang berkembang di jaringan ikat, seperti otot, lemak, tulang, tulang rawan dan pembuluh darah. Namun penyakit ini langka karena hanya satu persen kasusnya dialami orang dewasa.

Konsultan Senior Onkologi Medis Parkway Cancer Center (PCC) Dr Richard Quek mengatakan, kasus kanker sarkoma banyak ditemui pada pasien dewasa muda dan remaja. Padahal kelompok usia tersebut umumnya tidak rentan menderita penyakit ganas atau berbahaya.

"Hal ini membuat kontribusi diagnosa jadi terhambat, sehingga dampak buruk yang dialami bisa lebih parah," ujar Dr Richard ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (31/10/2018).

 (Baca Juga:Bocah Berusia 10 Tahun 'Diusir' dari Restoran karena Ajak Pacarnya Berkencan)

Dia menambahkan, mestinya pasien muda itu memasuki masa-masa produktif, yang mana mereka harus bekerja, sekolah, belajar, serta melakukan aktivitas lainnya untuk menunjang masa depan. Karena sakit kanker, maka kualitas hidupnya menurun.

 

Kasus sarkoma, ungkap Dr Richard, umumnya jarang diketahui oleh masyarakat awam. Misalnya sang penderita yang mendadak mengalami gejalanya, justru sering menyepelekan.

"Gejala awal cukup ringan dan dianggap bukan penyakit berat. Seperti nyeri tulang, perut kembung tapi malah dikira naiknya asam lambung, sesak napas, dan beberapa gejala lain," terang Dr Richard.

 (Baca Juga: )Terlilit Hutang, Pria Asal Amerika Serikat Ini Memutuskan Tinggal di Desa Terpencil India)

Sementara itu, dia pun membeberkan, penyebab sarkoma biasanya karena genetik atau mutasi DNA yang jarang terjadi. Baik itu mutasi abnormal yang tidak terkontrol, atau DNA yang terputus, yang bersifat langka.

"Gaya hidup anak muda, terutama dari aktivitas dan pola makan juga memengaruhi penyebab kanker sarkoma. Maka sejak muda harusnya setiap orang sudah menerapkan gaya hidup sehat, dengan tidak merokok, jangan terlalu sering makan daging merah, juga bersikap rileks dan jangan stres," tutupnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini