Ilmuwan Bikin Batu Bata dari Urin Manusia, Bau Pesing Nggak Ya?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 05 November 2018 10:09 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 05 196 1973343 ilmuwan-bikin-batu-bata-dari-urin-manusia-bau-pesing-nggak-ya-EYLeZnLuH1.jpg Batu bata dari urin manusia (Foto:Ist)

SELAMA ini kita tahu bahwa batu bata itu terbuat dari tanah atau pasir. Sangat jarang bahkan tidak ada kemudian bahan lain yang digunakan selain dua hal tersebut, bukan?

Nah, dengan maksud mengurangi pemanasan global, ilmuwan dari Afrika Selatan menciptakan batu bata yang terbuat dari urin manusia!

Dikutip Okezone dari New York Post, batu bata urin ini tercipta dengan melibatkan koloni bakteri. Lebih lengkapnya, batu bata ini diproduksi di laboratorium selama delapan hari menggunakan urin, kalsium, pasir, dan bakteri.

Tapi, apakah batu bata ini mengeluarkan aroma yang tidak sedap? Peneliti menegaskan bahwa mereka menjamin batu bata abu-abu ini tidak mengeluarkan aroma sama sekali.

"Setiap hari manusia kencing dan airnya terbuang begitu saja," terang Dyllon Randall, dosen senior di departemen teknik sipil Universitas Cape Town yang merupakan sosok penting dalam penciptaan batu bata urin ini. "Nah, daripada terbuang sia-sia, kenapa kemudian tidak menggunakannya dan membuat produk dari urin itu?" tambahnya.

Lalu, bagaimana detail pembuatan batu bata urin manusia ini?

 Percaya Diri dengan Balutan Busana Pink, Intip 5 Gaya Pretty Asmara Semasa Hidup

Batu bata ini diciptakan melalui proses yang disebut dengan pengendapan karbonat yang disebabkan oleh mikroba, mirip dengan proses alami menghasilkan terumbu karang.

Pasir dicampurkan dengan bakteri yang menghasilkan enzim urease. Enzim ini memecah urea dalam urin sambil menghasilkan zat kalsium karbonat melalui reaksi kimia yang kompleks.

Kemudian, untuk membuat satu batu bata berapa air kencing yang dibutuhkan? Peneliti menjelaskan bahwa mereka membutuhkan 20 liter untuk satu batu bata. Ini yang kemudian menjadi kendala di mana mereka harus menciptakan batu bata secara masal. Butuh banyak urin!

“Saya mendapatkan banyak urin dari kamar mandi laki-laki di seberang laboratorium. Saya membuat sedikit pendaftaran dan semua pria universitas berkontribusi dalam penelitian saya,” kata Suzanne Lambert, yang membuktikan konsep untuk penelitian dengan membuat batu bata urin pertama ini.

"Saya benar-benar melihat komersialisasi dalam satu atau dua dekade mendatang, tetapi masih ada banyak pekerjaan laboratorium yang harus dilakukan," sambungnya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini