nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banyak yang Tidak Sadar! Super Hero Ternyata Juga Lakukan "Bully"

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 05 November 2018 12:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 05 196 1973439 banyak-yang-tidak-sadar-super-hero-ternyata-juga-lakukan-bully-GYn9crtaMR.jpg Superhero ternyata juga lakukan bully (Foto:Ist)

APAKAH Anda termasuk pengagum super hero? Jika iya, sadar atau tidak beberapa tindakan mereka tidak hanya menyelamatkan umat, tapi melakukan perundungan dengan cara yang tidak terbaca!

Hal ini diungkapkan sebuah penelitian: "The Avengers" dan "Justice League". Di mana banyak masyarakat menilai bahwa tokoh-tokoh yang ada di film tersebut adalah sosok yang patut dicontoh. Padahal, para pahlawan itu melakukan tindakan kekerasan lebih dari sosok penjahat yang ada di film tersebut.

Dikutip Okezone dari New York Post, para peneliti menyaring 10 film superhero yang dirilis pada tahun 2015 dan 2016, lalu dihitung berapa kali tindakan kekerasan oleh protagonis "pahlawan" versus tokoh antagonis "penjahat". Rata-rata, para pahlawan melakukan 23 aksi kekerasan per jam. Sementara itu, karakter jahat di sana malah melakukan tindakan hanya 18 aksi.

 Disajikan Nyeleneh, Baru Dilihat 5 Makanan Ini Sudah Bikin 'Kenyang'

“Anak-anak dan remaja melihat superhero sebagai 'orang baik' dan mungkin dipengaruhi oleh peran mereka dalam perilaku pengambilan risiko dan tindakan kekerasan,” kata penulis utama abstrak, Dr. Robert Olympia, seorang profesor di Departemen Kedokteran Darurat & Pediatri di Penn State College of Medicine.

Lebih detail, untuk hasil pengamatan dua film itu, superhero berkarakter baik melalukan; pertarungan tangan kosong (1.021 perkelahian), penggunaan senjata mematikan (659 tembakan), perusakan properti (199 tindakan vandalisme), pembunuhan (168 nya berakhir), dan intimidasi ( termasuk bullying dan penyiksaan).

Fakta yang kurang mengejutkan di sini adalah penemuan bahwa karakter laki-laki memberlakukan hampir empat kali lebih banyak tindakan kekerasan daripada rekan-rekan perempuan, yang rata-rata hanya tujuh per jam. Termasuk di dalamnya Wonder Woman dan Black Widow.

Gaya Pertama Cut Meyriska Berhijab, Bikin Jatuh Hati!

Tenang, fanboy dan fangirl, pahlawan Anda yang tercinta tidak benar-benar menyelipkan hal buruk!

“Menyaksikan film-film dapat menjadi penangkal yang efektif untuk meningkatkan kekerasan dalam film-film berbasis superhero,” kata peneliti utama studi John N. Muller, seorang mahasiswa kedokteran di Penn State University College of Medicine, di Phys.org artikel tentang penelitian.

Tetapi Muller memperingatkan keluarga yang menonton secara "pasif" dapat memberi kesan kepada anak-anak bahwa kekerasan itu diampuni.

“Dengan mengambil peran aktif, jadi selalu mendampingi anak saat menonton, secara aktif juga berarti melakukan mediasi,” kata Muller, “orang tua membantu anak-anak mereka mengembangkan pemikiran kritis dan nilai-nilai yang diatur secara internal," tambahnya.

Hasil penelitian penuh ditetapkan untuk dipresentasikan Senin (hari ini, 5 November 2018) di American Academy of Pediatrics Konferensi & Pameran Nasional di Orlando, Florida.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini