nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Anggap Sepele, Kulit Bayi Juga Butuh Pelembap

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 05 November 2018 15:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 05 481 1973547 jangan-anggap-sepele-kulit-bayi-juga-butuh-pelembap-TQHEO3zvA9.jpeg Ibu dan Bayi (Foto: Asianetnews)

BANYAK Orangtua yang sangat berhati-hati terhadap penggunaan produk pada bayinya. Hal ini tidaklah mengherankan mengingat kulit bayi yang lebih tipis dibanding orang dewasa. Dengan begitu, bayi cenderung lebih sensitif terhadap perubahan di lingkungan sekitarnya termasuk terhadap produk-produk perawatan kulit.

"Kulit bayi mengalami tantangan yang besar sesaat sebelum lahir. Kondisi di dalam rahim basah dan steril, tidak ada polusi, virus, bakteri, lain sebagainya. Namun pada saat bayi lahir, harus keluar ke lingkungan kering dan kotor," ujar Ketua Kelompok Studi Dermatologi Anak Indonesia, dr Srie Prihianti Sp.KK, PhD, FINSDV, FAADV saat ditemui Okezone dalam konferensi media peluncuran "Cussons Baby SensiCare", Senin (5/11/2018) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Dijelaskan oleh dokter yang akrab disapa Yanti itu, secara anatomi, struktur, dan fungsi kulit bayi berbeda dengan orang dewasa. Selain lebih tipis, ikatan antar sel di kulit bayi masih longgar sehingga apapun yang dioles bila terkena kulit bisa masuk ke tubuh. Padahal fungsi proteksi pada kulit bayi masih belum matang. Begitu juga dengan produksi melanin yang terbatas serta fungsi kelenjar minyak dan keringat yang belum optimal.

BACA JUGA:

 Gaya Pertama Cut Meyriska Berhijab, Bikin Jatuh Hati!

Maka tidak heran bila banyak orangtua yang mengeluhkan anaknya memiliki kulit sensitif bila diberi produk tertentu. Biasanya ditandai dengan timbul ruam, bruntusan, pengelupasan kulit, dan kering. Pada kondisi ini, besar kemungkinan bayi sudah memiliki bakat dari orangtuanya yang memicu masalah pada kulit dan dikenal dengan istilah dermatitis atopik.

 

"Dermatitis atopik adalah peradangan pada kulit karena faktor genetik dan terjadi secara kronis serta berulang. Tandanya kemerahan, peradangan, kulit kering, dan gatal. Susah tidur gatal. Area yang terkena pada kulit bayi biasanya pipi ditandai merah, berair," tutur dr Yanti.

Untuk mencegah hal itu, bisa digunakan produk perawatan yang melindungi kulit bayi sejak awal seperti pelembap. Namun pemilihan produk juga perlu hati-hati. Kembali lagi, mengingat kulit bayi yang masih sensitif. Penggunaan pelembap yang disarankan mengandung oklusif, humektan, dan emolien.

BACA JUGA:

Tren Aksesori Aneh, Muncul Kalung dari Tali Pusar! Berani Coba?

"Penggunaan pelembap itu perlu karena dapat meningkatkan fungsi kulit sebagai barier. Dengan begitu dapat mencegah terjadinya iritasi, alergi, infeksi serta membatasi hilangnya air dalam kulit. Kandungan di dalamnya efektif untuk meningkatkan sifat barrer dan kondisi klinis kulit pada lapisan kulit paling luar," pungkas dr Yanti.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini