'Perang Tempe' Jokowi - Sandiaga Uno, Ini 5 Jenis Tempe Unik Asli Indonesia

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 06 November 2018 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 06 298 1974027 perang-tempe-jokowi-sandiaga-uno-ini-5-jenis-tempe-unik-asli-indonesia-1eRFyppO1Z.jpg Ada 5 jenis tempe unik di Indonesia (Foto: Shutterstock)

PERANG tempe antara Presiden Joko Widodo dan Sandiaga Uno menyisakan sejumlah fakta menarik yang jarang diketahui masyarakat Indonesia. Selama ini, Anda mungkin mengira bahwa tempe hanya memiliki satu varian rasa karena terbuat dari kacang kedelai.

Namun ternyata, Indonesia memiliki 5 jenis tempe yang dibuat dengan bahan dasar yang berbeda. Beragam masakan lezat bahkan bisa dibuat dengan menggunakan bahan dasar tempe di bawah ini. Yuk simak ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir Okezone dari berbagai sumber, Selasa (6/11/2018).

Tempe Kedelai

Ini adalah jenis tempe yang paling populer di kalangan pencinta kuliner Indonesia. Sesuai dengan namanya, tempe kedelai terbuat dari hasil fermentasi yis pada kacang kedelai. Ragi yang digunakan tentu saja berbeda dengan ragi roti atau tape.

Baca Juga: CPNS Tidak Lolos Tes Kepribadian, Jangan Dianggap Gagal

Sementara proses pembuatannya sendiri terbagi menjadi dua cara, berdasarkan medium pembuataannya atau yang biasa kita kenal dengan bahan pembungkusnya (serabut berwarna putih). Berkat bahan pembungkus inilah tempe kedelai memiliki cita rasa yang unik dan berbeda dengan jenis tempe lainnya.

tempe kedelai

Tempe Bongkrek

Tempe Bongkrek sebetulnya cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Namun ketika terjadi insiden keracunan tempe bongkrek, masyarakat mulai mengurangi konsumsi makanan tersebut.

Baca Juga: Meme-Meme Kocak Tes CPNS, Hayo Mana yang Paling Kreatif?

Berbeda dengan tempe kedelai, tempe asli Jawa Tengah ini terbuat dari ampas kelapa,memiliki warna hijau tua, dan menyuguhkan sensasi rasa gurih yang khas. Tempe bongkrek biasanya diolah dengan cara digoreng atau dimasak empis dengan campuran petai.

tempe bongkrek

(Foto: Eresep)

Tempe Gembus

Tempe gebus adalah olahan tempe yang terbuat dari ampas tahu. Jadi jangan heran jika teksturnya cenderung lebih empuk, dan rasanya pun tidak kalah lezat dengan jenis tempe lainnya. Ini karena proses pengolahannya membutuhkan waktu kurang lebih 28 jam. Tempe gebus sering diolah menjadi tempe goreng atau dimasak dengan campuran sayur-sayuran segar dan cabai rawit.

tempe gembus

(Foto: Wikipedia)

Tempe Koro Pedang

Tempe khas Yogyakarta ini terbuat dari kacang koro. Warnanya pun cenderung lebih ‘gelap’ dibandingkan jenis tempe lainnya. Tapi dari segi rasa, jangan di tanya lagi. Tempe koro pedang menyuguhkan sensasi rasa gurih dengan tekstur yang unik, bahkan kandungan gizinya tidak jauh berbeda dengan tempe yang terbuat dari kacang kedelai. Selain itu, harganya pun relatif lebih terjangkau.

tempe koro

(Foto: Wordpress)

Tempe kacang hijau dan kacang merah

Para peneliti sebetulnya masih mengkaji penggunaan kacang hijau dan kacang merah untuk menggantikan tempe berbahan dasar kacang kedelai. Mereka mengklaim bahwa rasa dan kandungan gizi tempe hijau dan kacang merah tidak jauh berbeda dengan tempe kedelai. Tempe ini juga dapat dikreasikan menjadi berbagai hidangan lezat dengan teknik pengolahan yang berbeda-beda, seperti direbus, digoreng, atau diorek.

tempe kacang merah

(Foto: Wordpress)

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini