nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nuansa Tradisional dan Modern Menyatu pada Printing dan Lace Outfit

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 07 November 2018 12:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 07 194 1974418 nuansa-tradisional-dan-modern-menyatu-pada-printing-dan-lace-outfit-zmtcV62UuC.jpg Salah satu koleksi busana Biyan (Foto: M.Sukardi/Okezone)

TIDAK banyak yang menyadari, keindahan suatu koleksi busana bisa dilihat dari berbagai sudut pandang. Tidak bisa kemudian busana dinilai hanya dari segi metrial semata.

Pakem akan mode pun menjadi bias ketika koleksi ready-to-wear seorang designer tercipta. Sekali pun begitu, rasa dan DNA dari sang designer masih tetap ada meski busana yang dia buat diproduksi masal.

Biyan Wanaatmadja mengolah ide liarnya melalui pengalaman bersama Studio Biyan 133 yang sudah berjalan selama 33 tahun. Hingga akhirnya tercipta 'Juxtaposition' yang merupakan konsep dasar pemikiran dalam koleksi teranyarnya.

BACA JUGA:

 4 Gaya Stylish Cyntia Livianty, Adik Bungsu Maia Estianty

Lace yang selalu hadir di koleksi Biyan pun ditampilkan di sini. Kesan tradisional dan modern menyatu dalam keindahan printing outfit yang abstrak. Beberapa malah menabrak konsep lama Biyan; simpel feminin adalah keindahan.

 

"Koleksi ini adalah citra dari 33 tahun Studio Biyan 133 lahir," terang Biyan menjelaskan inspirasi koleksi SS19-nya itu, di The Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa (6/11/2018).

Memang tidak jelas apa maksud dari perkataan Biyan tersebut. Tapi, ketika Okezone melihat langsung koleksi tersebut, terlihat bahwa Biyan mencampurkan banyak elemen di koleksinya ini.

Tidak hanya pencampuran banyak elemen, Biyan juga secara mengejutkan penyandingan bahkan clashing pada material, corak, atau garmen yang semuanya itu dirangkai dalam semangat muda.

 

Di koleksi ini juga Biyan mencoba memadukan sesuatu secara kontras, di mana dia ingin memperlihatkan sesuatu yang tradisional dengan nafas modern. Itu terlihat dari twist modern yang menginterpretasikan kebaya, motif floral yang ditabrakkan dengan motif geometris, pun silk print dalam lace yang sangat feminin.

"Saya juga mendapat inspirasi ini dari Indonesia dan banyak hal di dalamnya, termasuk budaya, referensi tempat, dan hal-hal yang saya lihat sehari-hari," sambung Biyan.

 

Pada beberapa koleksi, terlihat juga motif Batik Buketan yang biasa kita lihat di daerah pesisir Jawa. Batik ini kemudian disulap dan dikawinkan di atas satin silk dengan komposi retro dan warna yang lebih cerah.

Selain itu, Biyan juga menyelipkan motif Kilim atau motif yang biasa ada di permadani Timur Tengah. Motif ini diramu berdasar kreativitas Biyan menyerupai desain scarf dipadu dengan motif Floral Tiles yang diberi sentuhan tipografi khas Studio 133.

 

Secara garis besar, Biyan coba memperlihatkan napas modern dalam kesan tradisional yang apik. Oversized siluet, patchwork baby doll, pajama-style blouse, wide pants, robe, dan pleated skirt menjadi bukti penciptaan tersebut.

BACA JUGA:

 Intip Busana Serba Hitam nan Kasual Raisa saat Bertemu Sutopo

Hal yang cukup menarik lainnya adalah exuberant, playful, dan free spirited seakan bebas liar di koleksi ini. Jika dilihat langsung maka Anda akan melihat detail pada keseluruhan outfit. Meski begitu, Anda tetap memperlihatkan satu kesan; harmoni dalam kedinamisan.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini