nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tenun Sumba Siap Memesonakan Fashion Show di Negeri Kincir Angin

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 07 November 2018 21:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 07 194 1974765 tenun-sumba-siap-memesonakan-fashion-show-di-negeri-kincir-angin-zlNcL2jByb.jpg Desainer Rizki Permatasari siap bawa tenun Garut ke Belanda (Foto: Ist)

Hasil karya desainer desainer Tanah Air siap kembali meramaikan dunia fesyen dunia, khususnya di eropa dalam ajang perhelatan Modest Heritage Indonesia yang akan digelar pada Desember mendatang di Belanda. Adalah karya desainer Rizki Permatasari yang akan membuat tenun Sumba menjadi salah satu wastra yang memesona.

Tenun dari wilayah Nusa Tenggara ini memang istimewa sehingga tak mengherankan bagi Rizki Permatasari untuk diolah menjadi busana siap pakai yang akan memesona.

Baca juga : Intip Busana Serba Hitam nan Kasual Raisa saat Bertemu Sutopo

"Saya lihat orang-orang luar itu kan mereka sukanya yang santai, praktis dan nyaman. Modelnya juga nggak terlalu berat, jadi saya akan membuatnya menjadi busana kasul," kata Rizki saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini.

Rizky Rencananya akan menampilkan busana harian sebanyak 6 look dengan tenun Sumba bermotif fauna dan mengombinasikan lurik dalam setiap desainnya. Konsep tumpuk atau layering jadi pilihan Rizki untuk tampilan modest wear yang modern.

"Jadi yang akan ditampilkan sendiri untuk fesyen show itu ada 6 baju. Kalau untuk pamerannya sendiri saya bawa sekira 30-40 (baju). Yang akan saya tampilkan nanti berlayer modelnya. Karena nanti di sana (Belanda) musim dingin, jadi disesuaikan juga (desainnya)," ujar Rizki.

"Yang saya angkat ini warna-warna natural, warna tanah, hitam, cokelat mungkin ada merah ya. Jadi memang warna-warna yang aslinya sana," tambahnya.

Diakuinya, untuk membuat potongan kain tenun Sumba tidaklah mudah. Sehingga, Rizki mengaku akan lebih selektif dalam pemilihan motif.

"Kalau ngomong cuttingan memang susah karena kita mengikuti motifnya. Ya itu saya lebih selektif lagi dalam memilih motif," katanya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini