nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Agenda Padat Menanti di Festival Tanjung Kelayang 2018

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Kamis 08 November 2018 15:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 08 12 1974984 agenda-padat-menanti-di-festival-tanjung-kelayang-2018-FemONlEa0Q.jpg Pantai Tanjung Kelayang. Foto: @ancientruis/Instagram

JAKARTA – Pelaksanaan Festival Tanjung Kelayang (FTK) 2018 dijamin padat kegiatan. Jenisnya beragam, seperti festival budaya hingga sport tourism. FTK akan digulirkan pada 15-19 November 2018 di Pantai Wisata Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Namun launching FTK 2018 sudah dilakukan pada Senin 5 November 2018 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Launching dipimpin Sekretaris Kemenpar Ukus Kuswara, didampingi Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuty. Turut hadir Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Johan serta Bupati Belitung Sahani Saleh.

FTK 2018 akan dimeriahkan dengan berbagai acara, antara lain Parade Pelangi Budaya, Fashion Show Batik Daerah, Fun Run On The Beach, Bersih Pantai, Lomba Lari 10K, Lomba Vlog Pariwisata, dan Lomba Lukis.

Selain itu, ada juga Pagelaran Kesenian, Lomba Layang-Layang, Seminar Geopark, Kolaborasi Musik Tradisional & Modern, Pesta Kembang Api & Lampion, Festival Kuliner, Pameran Produk KUKM, Workshop dan Seminar Kebaharian, serta Festival Obor.

“Penyelenggaraan Festival Tanjung Kelayang adalah sebagai upaya untuk memperkuat unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas). Khususnya unsur atraksi budaya (culture), alam (nature) dan buatan manusia (manmade). Karenanya hal ini menjadi bagian penting dalam mengembangkan destinasi Tanjung Kelayang,” kata Ukus Kuswara.

Dijelaskannya, FTK 2018 juga menjadi ajang untuk mempromosikan Belitung yang memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang. Tanjung Kelayang akan dikembangkan menjadi destinasi kelas dunia berupa wisata bahari (marine tourism).

"Event ini menjadi ajang untuk mempromosikan Tanjung Kelayang yang menjadi satu di antara 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP) yang dikembangkan sebagai “Bali Baru”. Event ini untuk mendukung target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia," kata Ukus.

Selain atraksi, Kemenpar juga memprioritaskan unsur aksesibilitas, terutama konektivitas penerbangan langsung dari negara-negara sumber wisman ke Belitung. Ini menjadi program utama Kemenpar bersama Kemenhub.

Sebelumnya Bandara H.A.S Hanandjoeddin Tanjung Pandan Belitung hanya didarati oleh pesawat charter flight dari Malaysia dan Singapura. Mulai Senin 29 Oktober lalu, Garuda Indonesia telah terbang secara reguler 4 kali seminggu dari Singapura -Tanjung Pandan Belitung.

“Konektivitas penerbangan langsung ini akan mempercepat terwujudnya Tanjung Kelayang menjadi destinasi kelas dunia,” tambah Ukus.

Sedangkan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Johan menjelaskan, penyelenggaraan FTK 2018 sebagai upaya mempromosikan potensi pariwisata Belitung yang dikenal sebagai destinasi ‘Laskar Pelangi’. Selain itu juga untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Belitung.

Pada 2017, sebanyak 379.274 wisatawan datang ke Belitung yang terdiri atas 9.358 wisman dan 369.916 wisnus.

“Kunjungan wisman ke Belitung, terbanyak dari Korea, China, Malaysia, Singapura, dan Jepang sebagai top 5. Sisanya dari Australia, India, USA, Jerman, dan Inggris,” katanya.

Menurut Erzaldi, sektor pariwisata saat ini menjadi sektor andalan dalam menyejahterakan masyarakat Belitung. Kontribusi pariwisata Kabupaten Belitung terhadap pembangunan pada 2017 sebesar 34,59% atau mencapai sekitar Rp 16,4 miliar.

"Dengan ditetapkannya Tanjung Kelayang sebagai destinasi prioritas, pariwisata Belitung akan cepat maju serta meningkakan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Erzaldi melanjutkan, saat ini pemerintah bersama stakeholder pariwisata berupaya meningkatkan daya tarik wisata (DTW) Belitung. Pada 2017 Kabupaten Belitung tercatat memiliki 69 daya tarik wisata berupa 44 alam, 21 budaya, dan 4 buatan. Sedangkan di Kabupaten Belitung Timur memiliki 39 daya tarik berupa daya tarik 39 alam, 18 budaya, dan 1 buatan.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini