nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Anggap Biasa, Ini Penyebab Pendarahan Hebat saat Menstruasi

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 09 November 2018 04:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 08 481 1975274 jangan-anggap-biasa-ini-penyebab-pendarahan-hebat-saat-menstruasi-0XhLnxft1U.jpg Ilustrasi (Foto: Wittyfeed)

KONDISI menstruasi pada setiap perempuan berbeda-beda. Ada yang harus mengalami kram perut begitu dahsyat. Ada pula yang mengalami pendarahan hebat. Menurut data, menjelang masa menopause, pendarahan pada saat menstruasi bisa menjadi lebih hebat.

Kondisi itu dapat berdampak besar pada perempuan karena dapat mengganggu aktivitas dan menghambat pekerjaan. Sebenarnya pendarahan hebat ketika menstruasi dapat diatasi. Namun sebuah survei menemukan jika 62% perempuan tidak menyadari jika hal itu dapat diobati. Alasannya karena mereka tidak berbicara dengan dokter.

Dalam survei tersebut diungkapkan jika kebanyakan perempuan menganggap hal itu biasa terjadi. Tetapi para ahli menekankan bahwa ada bantuan yang bisa didapatkan dan memeriksakan diri ke dokter menjadi ide yang bagus. Pendarahan berat ketika menstruasi dikenal dengan istilah menorrhagia.

Menurut konsultan ginekolog, Paul Bulmer menorrhagia terjadi saat seorang perempuan kehilangan darah lebih dari 80ml ketika menstruasi. Sebagian besar kasus pendarahan hebat ketika menstruasi disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon. Namun dalam beberapa kasus, mungkin ada kelainan yang memengaruhi rongga rahim seperti pendarahan hebat yang mungkin terjadi karena adanya polip atau fibroid yang berkembang di dalam atau di sekitar rahim.

Baca Juga: Berpenghasilan Rp436 Miliar Setahun, Penyanyi Ini Hobi Pakai Kaus Kaki Bolong

Penyebab lainnya adalah peradangan karena endometriosis yaitu potongan-potongan kecil dari lapisan rahim berakhir di luar rahim. Sindrom ovarium polikistik (PCOS), penyakit radang panggul (PID), infeksi rahim, saluran telur atau indung telur, tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme), gangguan pembekuan darah, serta kanker rahim juga menjadi penyebabnya. Tapi itu jarang terjadi.

nyeri menstruasi

Perawatan untuk menorrhagia bergantung pada rencana kesuburan pasien. Biasanya dokter meresepjan asam traneksamat untuk memperlambat perdarahan dan harus diminum tiga kali sehari selama menstruasi. Ada pula asam mefenamat yang merupakan obat anti-inflamasi non-steroid dan bermanfaat untuk mengurangi kehilangan darah sekitar 20% serta mengurangi rasa sakit. Ada pula yang membutuhkan pil kontrasepsi.

Baca Juga: Tak Selalu Seksi, 5 Gaya Busana Maria Ozawa yang Buat Penampilannya Semakin Cantik

Pengobatan juga bisa didapatkan dari diet sehari-hari. Makanan yang mengandung magnesium sangat baik untuk periode yang berat. Sebab makanan itu dapat melemaskan otot sehingga membantu menghilangkan kontraksi uterus yang sangat kuat dengan begitu mencegah terjadinya pendarahan hebat. Makanan yang bisa dikonsumsi antara lain sayuran berdaun gelap, kacang-kacangan, biji-bijian, kacang-kacangan, dan gandum utuh.

Bila kondisi tidak kunjung membaik, biasanya dibutuhkan penanganan yang lebih serius. Untuk melakukan itu diperlukan pemeriksaan yang lebih lanjut. Demikian seperti yang dilansir Okezone dari Mirror, Jumat (9/11/2018).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini