nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Skin Care yang Mengandung Parfum, Tidak Cocok untuk Kulit Sensitif

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 08 November 2018 13:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 08 611 1975000 skin-care-yang-mengandung-parfum-tidak-cocok-untuk-kulit-sensitif-HGcaFXHHGU.jpg Ilustrasi krim wajah (Foto: Shutterstock)

KONDISI wajah setiap orang berbeda-beda. Sekali pun spesifikasinya sama; berminyak, normal, atau kering, tapi ketika dilakukan pengujian lebih lanjut, mungkin ada bagian berbeda yang ditemukan. Hal ini yang kemudian membuat produsen skin care mesti mencipta produk yang baru.

Namun, bicara mengenai produk mana yang paling cocok untuk kulit wajah Anda, tentunya pengujian langsung ke dokter kulit menjadi cara yang bisa dipilih. Tapi, kalau Anda merasa itu belum perlu, menggunakan produk skin care yang tepat harus dilakukan.

Dikutip Okezone dari Bustle, Direktur Kosmetik dan Penelitian Klinis untuk Dermatologi di Rumah Sakit Mount Sinai dr Joshua Zeichner menjelaskan bahwa hal pertama yang mesti diperhatikan adalah tahu apa jenis kulit wajah Anda sebelum akhirnya menetapkan hati pada produk skin care.

 BACA JUGA:

Potret Penampilan Ashanty yang Suka Berbaju Ketat, Mana yang Paling Seksi?

"Jenis kulit orang berbeda dalam memberikan respons terbaik terhadap unsur-unsur dan konten yang ada di dalam produk skin care. Untuk menghindari potensi iritasi atau jerawat, cari tahu apa yang ideal untuk kulit Anda - baik sendiri atau dengan mengunjungi dokter kulit - adalah langkah pertama untuk menentukan produk terbaik untuk digunakan," katanya.

 

Terkait dengan penentuan basic skin care, jika Anda memiliki wajah berjerawat atau mudah iritasi, dr Zeichner menyarankan untuk menggunakan produk water base atau produk free oil. Penggunaan tabir surya juga penting agar kulit tidak semakin buruk kondisinya.

dr Zeichner melanjutkan, ada dua jenis reaksi kulit yang dapat terjadi ketika Anda menggunakan skin care. "Hal pertama adalah reaksi alergi di mana sistem kekebalan tubuh Anda merespons suatu bahan. Lalu, yang kedua adalah reaksi iritasi di mana suatu bahan langsung terkena kulit, menyebabkan peradangan," paparnya.

Pengawet dan wewangian adalah dua penyebab alergi kulit yang paling umum. Menurut Zeichner, beberapa pengawet (seperti parabens) lebih cenderung menyebabkan reaksi alergi daripada yang lain. "Jika Anda memiliki alergi paraben, produk bebas paraben tentunya sangat direkomendasikan," sambungnya.

Kemudian, jika Anda memiliki riwayat kulit dengan tingkat sensitivitas tinggi, dr Zeichner menyarankan untuk menjauhi produk skin care yang mengandung pewangi atau parfume. Hal ini bisa memperburuk kondisi iritasi wajah Anda.

BACA JUGA:

 5 Kisah Hidup Supermodel Dunia yang Berakhir Tragis, Salah Satunya Pemeran Film Spider-Man

Satu hal penting untuk diingat, terang dr Zeichner ialah bahwa beberapa bahan terbaik untuk kulit Anda masih dapat menyebabkan iritasi jika Anda memiliki alergi tertentu. Jadi jika skin care yang Anda pakai dan sudah dianggap paking cocok menyebabkan kemerahan, rasa terbakar, menyengat, atau iritasi, pastikan untuk segera menghapusnya!

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini