nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hindari 7 Hal Kebiasaan Ini agar Vagina Tetap Aman dari Infeksi

Annisa Aprilia, Jurnalis · Jum'at 09 November 2018 18:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 09 485 1975599 hindari-7-hal-kebiasaan-ini-agar-vagina-tetap-aman-dari-infeksi-94DDv7VCHW.png Ilustrasi Miss V (Foto: AkClinics)

VAGINA adalah organ yang sensitif dan sering rentan terhadap infeksi. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan infeksi di vagina.

Sebagai perempuan, penting bagi kita untuk menyadari faktor-faktor risiko yang dapat menyebabkan infeksi. Dilansir Okezone dari laman Health 24, Jumat (9/11/2018), berikut tujuh hal yang perlu dihindari agar vagina aman dari infeksi.

BACA JUGA:

 Raisa-Hamish Baby Moon ke Tokyo, Intip Kamar Mewah sampai Keseruannya Keliling Kota

Douching

Douching adalah metode mencuci vagina dengan cairan, biasanya campuran air dan cuka. Selama berabad-abad telah ada perdebatan tentang manfaat dan efek buruk dari praktik ini, tetapi penelitian dari University of Alabama menunjukkan risiko infeksi naik dari tekanan douching mungkin terbesar di sekitar waktu ovulasi ketika os serviks menganga dan lendir tipis. Selain itu, douching dapat menurunkan bakteri vagina, tetapi menyebabkan proliferasi cepat dari patogen potensial, meningkatkan risiko infeksi terkait.

Steam vagina

Mengukus vagina mengacu pada tren baru, saat wanita melepas pakaian dalam dan duduk di kursi khusus yang memiliki uap yang mengandung herbal yang keluar, mengarah ke vagina. Menurut Huffington Post, proses ini dapat mengganggu bakteri alami dari organ, dan malah membuatnya lebih rentan terhadap infeksi.

Pendidikan

Bagi sebagian wanita, ini mungkin menjadi bagian dari fantasi seksual untuk mendapatkan tindik di vagina mereka, tetapi dapat menyebabkan komplikasi. Dokter dari rumah sakit St Mary di Inggris memperingatkan fakta vagina adalah daerah sensitif. Penindikan malah dapat menyebabkan sakit dan kerusakan saraf, tindikan juga membuat vagina lebih besar terkena infeksi.

 

Memasukkan benda asing ke vagina

Setiap benda asing memiliki potensi untuk menyebabkan infeksi, penelitian dari Universitas Michigan telah menunjukkan. Gejala yang paling umum dari infeksi yang disebabkan oleh benda asing termasuk perubahan dalam cairan vagina dan bau yang tidak menyenangkan.

Gunakan sabun atau parfum beraroma

Vagina kadang-kadang memiliki sedikit bau, tetapi untuk sebagian besar aroma alaminya harus netral. Infeksi dapat menyebabkan bau busuk, tetapi menggunakan sabun beraroma atau parfum adalah ide yang buruk. Penelitian dari Johns Hopkins University menunjukkan vagina adalah organ yang halus dengan keseimbangan pH tertentu. Aroma atau rasa apa pun dapat membuang keseimbangan ini, dan malah membuatnya rentan terhadap infeksi.

Mengenakan pakaian dalam yang terlalu ketat

Pakaian harus sesuai dengan Anda dengan nyaman dan tidak boleh terlalu ketat. Pakaian dalam yang terlalu ketat dapat menyebabkan gesekan dan iritasi, panas serta kelembapan dapat menumpuk di daerah vagina. Bakteri suka lingkungan ini dan menyebabkan infeksi.

BACA JUGA:

 Asam Jawa Bantu Wajah Jadi Kinclong, Begini Ramuannya

Gunakan zat aneh sebagai pelumas

Cukup normal untuk membutuhkan lubrikasi selama hubungan seksual, tetapi Anda tidak boleh menggunakan apa pun selain pelumas standar. Zat lain dapat menyebabkan infeksi, dan bahkan pelumas berbasis minyak lebih tebal, sehingga lebih sulit untuk dikeluarkan dari saluran vagina.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini