nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masyarakatnya Doyan Travelling, Bandung Masuk 10 Pasar Potensial Wisatawan Danau Toba

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 10 November 2018 20:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 10 406 1976055 masyarakatnya-doyan-travelling-bandung-masuk-10-pasar-potensial-wisatawan-danau-toba-RzoHiCXD0U.jpg Danau Toba. (Foto: Okezone)

KEMENTERIAN Pariwisata semakin gencar mempromosikan kawasan wisata Danau Toba, baik di dalam maupun di luar negeri. Salah satunya dengan mengadakan event bertajuk “Sales Mission Danau Toba Di Indonesia”.

Setelah Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan terakhir Jakarta, acara SM Danau Toba kembali digelar di Trans Studio Mall, Bandung, Jawa Barat, dan berlangsung mulai dari 9 – 11 November 2018.

Program ini merupakan salah satu upaya Kemenpar untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Danau Toba. Sejak terpilih menjadi jadi destinasi super prioritas, Danau Toba kebagian jatah target 1 juta kunjungan wisman dari total target 20 juta kunjungan di tahun 2019.

Baca Juga: Intip Gaya Liburan Maria Ozawa Pakai Bikini, Bikin Mata Pria Ogah Kedip!

Saat ditemui Okezone, di sela-sela opening ceremony SM Danau Toba di Bandung, Kabid Pemasaran Area 1 (Sumatera) Ida Fahmiwati mengatakan bahwa alasan pemilihan Bandung sebagai salah kota yang disambangi dalam rangkaian roadtrip Sales Mission Danau Toba ini, adalah karena Bandung termasuk 10 pasar potensial wisatawan Nusantara selain Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Surabaya.

“Bandung merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia dan merupakan pasar potensial. Jadi Sales Mission Danau Toba memang pantas dilaksanakan di Kota Kembang Ini. Selain populasinya dihuni oleh penduduk lokal, Bandung juga merupakan kota pelajar, jadi promosinya lebih luas karena banyak orang yang datang dari berbagai daerah,” tutur Ida Fahmiwati.

Baca Juga: Raisa-Hamish Baby Moon ke Tokyo, Intip Kamar Mewah sampai Keseruannya Keliling Kota

Selain itu, saat ini sudah ada dua maskapai yang menyediakan penerbangan langsung (direct flight). Bisa dikatakan bahwa dari segi akses, Bandung sudah menyediakan pilihan transportasi yang nyaman dan terjangkau bagi para wisatawan yang ingin melihat keindahan Danau Toba.

“Aksesnya juga sudah ada. Lion menawarkan dua kali penerbangan Bandung Kualanamu, kemudian ada Citilink yang menawarkan satu kali penerbangan setiap hari. Wisatawan tidak perlu repot-repot lagi ke Jakarta untuk mengambil penerbangan,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala ASITA Sumatera Utara, Solahuddin Nasution, SE, MSP. Menurutnya, Danau Toba memiliki segudang atraksi dan daya tarik yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Tidak hanya generasi milenial, namun juga para wisatawan yang sudah berusia lanjut.

“Danau Toba itu untuk semua segmen. Memang, kita belum memiliki nomadic tourism seperti di Cikole, yang khusus diciptakan bagi para wisatawan milenial. Tapi dari atraksi dan daya tarik, Toba tidak kalah dengan destinasi wisata lain,” kata pria yang akrab disapa Bang Solah itu.

Bahkan, Solah melanjutkan, Danau Toba juga sangat cocok untuk dijadikan tempat bagi perusahaan-perusahaan yang ingin mengadakan Meeting, Incentive, Convention, Konvensi, dan Exhibition (MICE).

“Insentifnya di Bandung itu juga bagus, banyak karyawan-karyawan yang insentif atau melakukan kunjungan kerja ke Danau Toba. Bisa dibilang, selain populasinya sangat besar, daya beli masyarakatnya juga berbanding lurus. Traveling sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian besar masyarakat Bandung,“ tukasnya.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini