nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hati-Hati, Stres Juga Bisa Sebabkan Anda Biduran

Lifia Mawaddah Putri, Jurnalis · Sabtu 10 November 2018 22:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 10 481 1976039 hati-hati-stres-juga-bisa-sebabkan-anda-biduran-kKcGn5roAp.jpg Ilustrasi Penyakit Kulit. (Foto: Stylecraze)

MUNGKIN Anda sangat jarang mendengar istilah urtikaria. Urtikaria adalah penyakit kulit, yang biasanya disebut biduran oleh sebagian besar orang. Penyakit ini mucnul karena ruam yang menimbulkan rasa gatal, ditandai dengan pembentukan benjolan yang timbul dan merah pada kulit.

Penyebab dan tingkat keparahan dari urtikaria bervariasi dan berbeda pada tiap penderitanya, namun pada umumnya biduran biasanya terkait dengan alergi terhadap makanan, obat, atau iritasi lainnya. Selain itu, urtikaria juga memiliki penyebab non-alergi misalnya seperti stres, infeksi, penyakit autoimun, atau bahkan efek dari keracunan makanan.

Penyakit ini memang dapat menyerang siapa pun tanpa memandang usia dan jenis kelamin. Dilansir dari verywellhealth, Sabtu (10/11/2018), diperkirakan antara 15 persen dan 23 persen orang dewasa akan mengalami setidaknya satu kali serangan urtikaria dalam hidupnya.

Baca Juga: Raisa-Hamish Baby Moon ke Tokyo, Intip Kamar Mewah sampai Keseruannya Keliling Kota

Alergi pun menjadi penyebab utama timbulnya urtikaria, disebabkan ketika sistem kekebalan tubuh merespon secara tidak normal terhadap substansi yang tidak berbahaya dan membanjiri tubuh dengan zat inflamasi yang dikenal sebagai histamin.

Pelepasan histamin sering dapat memicu alergi dan gangguan pernapasan atau gangguan lambung lainnya. Bahkan, hal ini juga bisa menyebabkan kapiler membengkak berlebihan dan melepaskan cairan interstisial ke jaringan sekitarnya. Ketika hal ini terjadi, pembengkakan dermis akan menyebabkan munculnya ruam.

Urtikaria biasanya akan timbul dan terasa sangat gatal juga menimbulkan ruam karena rangsangan lingkungan atau fisik tertentu misalnya seperti udara yang dingin, panas, tekanan, getaran, gesekan, dan juga sinar matahari. Hal ini terjadi karena adanya respon autoimun dimana tubuh mengirimkan protein defensif, yang disebut dengan autoantibodi untuk menyerang jaringan normal.

Baca Juga: Intip Gaya Liburan Maria Ozawa Pakai Bikini, Bikin Mata Pria Ogah Kedip!

Selain rangsangan fisik, urtikaria juga dapat muncul apabila Anda mengalami stres. Penyebabnya adalah karena pelepasan hormon stres seperti kortisol memiliki efek sehingga muncul ruam pada kulit.

Dengan demikian, stres mungkin tidak secara langsung menyebabkan urtikaria melainkan mengaktifkan atau memperkuat respon autoimun. Salah satu contohnya adalah urtikaria kolinergik dimana keringat akan muncul akibat stres dan memicu perkembangan ruam.

Cara untuk menangani urtikaria adalah dengan mengonsultasikannya pada dokter. Dengan demikian, dokter akan memberikan resep obat pada Anda untuk mengatasi rasa gatal tersebut. Selain itu, Anda juga harus menjaga kulit agar tetap lembab. Karena, kulit yang kering juga akan menyebabkan kulit terasa gatal.

Memakai pakaian yang longgar dan ringan juga dapat membantu Anda menghindari urtikaria. Karena apabila Anda memakai pakaian yang ketat dan cenderung tidak nyaman, gesekan dan tekanan secara terus menerus akan memperparah rasa gatal.

Cara lainnya untuk menghindari urtikaria adalah dengan mengontol emosi dan juga menenangkan pikiran. Anda mungkin bisa melakukan meditasi, yoga, atau releksasi untuk menenangkan diri.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini