nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Genjot Partisipasi Publik di Daerah, KPPPA Gelar Temu Nasional Forum Kesejahteraan Perempuan dan Anak

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 12 November 2018 22:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 12 196 1976871 genjot-partisipasi-publik-di-daerah-kpppa-gelar-temu-nasional-forum-kesejahteraan-perempuan-dan-anak-6BxgsVgNjB.jpg Kegiatan KPPPA di Medan (Foto: Pradita/Okezone)

SEPERTI halnya komunikasi, pembangunan masyarakat di sebuah negara juga harus dilakukan dua arah. Segala upaya yang dilakukan pemerintah setempat dalam memajukan rakyatnya, akan terbuang percuma jika masyarakatnya sendiri enggan untuk berpartisipasi.

Demikian juga dalam menangani sebuah masalah isu sosial, salah satunya ialah kekerasan terhadap perempuan dan anak. Mengapa isu ini jadi penting? Sebab, memang perempuan dan anak merupakan isu lintas sektor dan lintas bidang yang sangat strategis. Berhasil atau tidaknya pembangunan sebuah negara sangat tergantung pada kontribusi yang diberikan.

Melihat betapa pentingnya peran perempuan dan anak bagi sebuah negara ini, maka tak heran pihak pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA) sekarang giat untuk mensosialisasikan betapa masyarakat itu sangat bisa membantu pemerintah untuk mengatasi masalah yang terjadi.

 (Baca Juga:Ini Sejarah Hari Ayah yang Diperingati Setiap 12 November)

Salah satu aksi yang dilakukan oleh KPPPA ialah dengan menggelar acara Temu Nasional Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) tahun 2018 di Medan, Sumatera Utara, Senin 12 November 2018 yang mana dibuka langsung oleh Menteri Kemen PPPA, Prof. DR. Yohana Susana Yembise, Dip.Apling, MA.

Lewat gelaran acara ini, Yohana memberikan pesan pengingat bahwasanya kesejahteraan kaum anak-anak dan perempuan bukan cuma ada di tangan pemerintah semata.

"Pada kesempatan ini saya ingin mengajak kita semua baik Pemerintah, organisasi non pemerintah, lembaga-lembaga kemasyarakatan dan lembaga-lembaga pemerhati anak yang semua tergabung dalam Forum Komunikasi Nasional maupun Forum Komunikasi Daerah untuk bersinergi menangani masalah-masalah perempuan dan anak dengan sebaik-baiknya agar kehidupan mereka lebih terjamin," ungkap Yohana.

 (Baca Juga:Hari Ayah, Intip 7 Potret Kedekatan Seleb 'Papa Muda' dengan Anaknya)

Tak hanya itu, menteri perempuan pertama dari Papua ini juga menegaskan, pada dasarnya gelaran acara ini dijadikan sekaligus menjadi wadah sosialisasi untuk mengingatkan masyarakat akan perannya terhadap masalah kekerasan perempuan dan anak. Salah satunya agar tidak perlu takut untuk melapor jika mengalami atau bahkan melihat tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak di lingkungan sekitar.

"Iya makanya forum ini jadi wadah, di mana pemerintah kasih kesempatan buat mereka masyarakat, untuk bisa membantu pemerintah untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Agar tidak ada lagi kekerasan pada perempuan dan anak, jadi forum Puspa ini berharga," tandasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini