Cara Susan Bachtiar Menjaga Kesehatan Jantung

Annisa Aprilia, Jurnalis · Selasa 13 November 2018 10:54 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 13 481 1977058 cara-susan-bachtiar-menjaga-kesehatan-jantung-jSNSC3LQHT.jpg Susan Bachtiar (Foto: April/Okezone)

GAYA hidup sehat saat ini memang sebaiknya tidak sekadar jadi hal yang hanya dipamerkan lewat media sosial saja. Tapi, lebih dari itu, gaya hidup sehat mesti dipraktikkan sungguh-sungguh sebab banyak penyakit tidak menular yang dapat mengancam kesehatan.

Susan Bachtiar menjadi salah satu perempuan Indonesia yang memberikan perhatian lebihnya pada gaya hidup sehat, khususnya mencegah penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah. Tidak hanya itu saja, perempuan yang ramah ini pun sempat terpilih jadi duta Go Rate For Woman dan duta Yayasan Jantung Indonesia beberapa waktu silam hingga kemudian digantikan oleh Mikha Tambayong.

Baca juga: Unik Banget! 5 Rumah Tokoh Kartun Legendaris Ini Ada Di Dunia Nyata

"Awal 2016 aku menjadi duta Go Rate for Woman. Itu internationaly foundation untuk memberikan pembelajaran kepada perempuan di seluruh dunia dan di Indonesia. Berikan edukasi kepada perempuan, bahwa penyakit jantung itu dan pembuluh darah bukan hanya penyebab kematian nomor satu untuk pria, tetapi juga untuk wanita," jelasnya pada sebuah kesempatan di salah satu mall Jakarta, kemarin, Senin, 12 November 2018.

Susan memberikan perhatiannya pada penyakit jantung jantung dan pembuluh darah pada perempuan, sebab menurutnya sekarang banyak pula perempuan yang kerja, urus suami, dan anak. Secara tidak langsung tingkat stresnya pun kian tinggi dan dapat menyebabkan kematian tertinggi pada perempuan.

"Akhirnya Yayasan Jantung Indonesia juga bergerak dan berkampanye dengan memilih satu duta, untk menyuarakan apa itu penyakit jantung dan pemecahan pembulu darah. Bagaimana pencegahannya. Dari sana, saya memiliki kesibukan mengkampanyekan gaya hidup sehat," imbuhnya.

Susan juga turut mensosialisasikan bahaya penyakit jantung dan pembuluh darah untuk perempuan.

Setiap kegiatan dia pasti ikut dengan menyesuaikan waktu dan lokasi terselenggaranya acara, mulai di dalam kota hingga luar kota sekalipun.

"Kita ke rumah sakit, Yayasan Jantung juga memberikan operasi plastik kepada anak-anak yang punya penyakit bawaaan, karena pada dasarnya mereka tidak ingin dilahirkan sakit jantung," tutur Susan.

Menurut Susan tiap manusia perlu mensyukuri kehidupan yang dimiliki. Beruntung, di Indonesia ada banyak relawan yang peduli akan kesehatan jantung dan donatur yang bersedia membantu.

"Biaya operasi itu enggak murah. Ini terjadi pada anak-anak seluruh Indonesia," ungkapnya.

Sosok Susan dapat menjadi teladan bagi tiap perempuan Indonesia. Pasalnya, dia menjalani gaya hidup sehat, rutin berolahraga, dan tidak merokok. Hal tersebut pula yang mendasari organisasi terkait memilih Susan sebagai duta sehatnya.

"Kesehatan itu tidak bisa dibeli dengan uang. Kita punya uang sebanyak apapun, kalau tidak sehat kita tidak akan bisa berbuat apa-apa. Karunia hidup sehat yang Tuhan berikan kepada saya dan keluarga itu nomor satu. Karena dengan begitu saya bisa menata hidup," paparnya.

Bagi Susan sehat itu ditumbuhkan dari lingkungan keluarga, setelahnya baru ke lingkungan luar dan lebih luas lagi. Memang harus ditanamkan pada lingkungan kecil terlebih dahulu, kemudian baru ke lingkungan yang lebih besar. Susan pun bersyukur karena dapat menjalani hidup ini dengan nikmat.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini