nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Kecanduan Gadget, Langkah Apa yang Harus Dilakukan Orangtua?

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 14 November 2018 22:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 14 196 1977895 anak-kecanduan-gadget-langkah-apa-yang-harus-dilakukan-orangtua-CJ1a6SaSWk.jpg Kecanduan Gadget (Foto: Indiatimes)

DI era digital seperti sekarang, di satu sisi memang segala hal terasa jadi lebih mudah karena kecanggihan teknologi. Salah satu kemudahan yang bisa terlihat ialah pada pola asuh anak, jika dulu mungkin kebanyakan orangtua harus berpikir keras untuk mendiamkan anak yang sedang menangis atau marah dengan berbagai cara.

Tapi sekarang, anak dengan mudah tinggal disodori gadget yang menayangkan hal-hal yang ia sukai. Voila! Anak menjadi anteng seketika. Hingga akhirnya, sebagian orangtua menjadi tidak sadar bahwa telah terlalu mengandalkan gadget dan sekaligus membuat anak jadi kecanduan dengan gadget.

Well, orangtua mana sih yang mau memiliki anak yang kecanduan dengan gadget? Lalu apa yang harus dilakui orangtua untuk mengatasi kecanduan gadget pada anak? Berikut saran yang diberikan oleh Saskhya Aulia, selaku psikolog.

 BACA JUGA:

Tarian Wonderwomen Tutup Festival Tari IDF 2018 dengan Meriah

“Kalau anak sudah adiksi kita enggak bisa menghilangkan adiksi itu. Kita orangtua bisa berupaya mengurangi durasi waktu main. Misalnya dia baisa main 3 jam, lama - lama dikurangin tapi nguranginnya pelan - pelan. Enggak apa-apa hari ini cuma berhasil kurang 10 menit, besoknya coba lagi,” jelas Saskhya saat dijumpai Okezone, Rabu (14/11/2018) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

 

Saskhya menambahkan, kadang kita sebagai orangtua juga tidak sadar telah menjadi faktor penyebab anak mengalami kecanduan pada mainan digital seperti gadget.

“Kadang - kadang yang anak addicted gadget itu yang orangtuanya yang enggak ngajak main anaknya sesederhana nyanyi bareng atau ngobrol bareng. Sebagai orangtua harus jadi role model. Kalau kita bilang anak enggak boleh main gadget ya jangan di depan anak kita asyik main gadget. Anak jadi lihat, lah orangtuanya main gadget jadi ikutan juga,” imbuhnya.

BACA JUGA:

Anak Konglomerat India Menikah, Undangan yang Disebar Ditaksir Rp60 Juta!

Upaya terakhir, bisa dengan mengurangi frekuensi bermain. Contohnya dengan menerapkan peraturan “no gadget” di ruang makan, di ruang tidur, dan ruangan belajar tetapi boleh (dengan catatan durasi waktu yang sudah ditentukan) saat berada di ruangan lain. Dengan cara ini, maka semakin lama walau pelan-pelan tapi bisa mengurangi intensitas anak bermain dengan gadget.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini