nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terungkap, Makan Keju Bisa Bikin Panjang Umur!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 14 November 2018 10:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 14 481 1977588 terungkap-makan-keju-bisa-bikin-panjang-umur-IrOIp6XFe0.jpg Makan keju bisa bikin panjang umur (Foto: Vt)

MEMILIKI tubuh yang sehat serta umur panjang, adalah keinginan semua manusia. Rutin berolahraga dan memperhatikan asupan makanan merupakan salah satu kunci utama untuk memiliki tubuh yang sehat.

Terkadang, Anda harus rela mengonsumsi makanan sehat yang sebenarnya terasa tidak enak saat disantap. Namun, Anda terpaksa mengonsumsinya karena makanan tersebut membawa dampak yang sangat baik untuk tubuh.

Nah, daripada repot-repot Anda bisa mengonsumsi makanan yang mudah ditemui dan memiliki citarasa yang enak. Ya, makanan tersebut adalah keju. Ternyata makanan olahan susu ini memiliki banyak khasiat, salah satunya adalah dapat memperpanjang umur seseorang.

Menurut jurnal medis The Lancet, di mana para peneliti dari Universitas McMaster di Kanada mengamati 130.000 orang dari 21 negara yang berbeda. Semua peserta yang diteliti berusia antara 35 dan 70 tahun.

Para peserta mengonsumsi lebih dari dua porsi keju sehari dari susu sapi yang diproses. Secara kondusif cara ini digunakan untuk melihat beberapa penurunan besar bukan hanya risiko stroke, tetapi juga risiko penyakit kardiovaskular.

Mereka menemukan bahwa meskipun keju berdampak pada hasil tersebut, Anda juga dapat melihat beberapa manfaat yang cukup baik dengan mengonsumsi yoghurt atau susu.

Baca Juga: Pesan Kue Bertema Kodok untuk Ulang Tahun Anaknya, Seorang Ayah Syok Setelah Lihat Hasilnya!

Untuk subjek uji yang mengonsumsi kurang dari 0,5 porsi susu per hari, tingkat mortalitas para peserta meningkat hingga 44,4 persen secara keseluruhan, hanya lima persen dari mereka mengalami penyakit kardiovaskular.

olahan keju

Tentu saja, tidak mudah bagi seseorang untuk mengonsumsi banyak keju untuk menurunkan peluang kematian. Namun, Ian Givens, seorang profesor nutrisi rantai makanan di Reading University di Inggris, mengatakan bahwa penelitian ini sangat penting untuk mengubah persepsi publik tentang susu.

Baca Juga: Viral, Bocah Kehilangan Sendal Sehabis Shalat Jumat, Reaksinya Bikin Netizen Ngakak!

Diharapkan penelitian ini dapat membantu mengubah pedoman diet dalam melihat asupan susu.

"Makanan ini juga menambah bobot. Ini adalah bukti bahwa lemak jenuh dari susu [mungkin terpisah dari mentega] tidak terkait dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, tidak seperti beberapa sumber lain," jelas Givens, sebagaimana dilansir dari VT, Rabu (14/11/2018).

Mahshid Dehghan, yang merupakan peneliti program Epidemiologi Gizi di Population Health Research Institute of McMaster University serta penulis utama dalam penelitian ini, berpendapat bahwa manusia tidak boleh mengesampingkan produk susu hanya karena menghasilkan banyak asam lemak.

"Produk susu mengandung berbagai senyawa yang berpotensi menguntungkan termasuk asam amino spesifik, fosfolipid globul lemak susu, rantai lemak tak jenuh dan bercabang, lemak trans alami, vitamin K1 / K2, dan kalsium, dan selanjutnya dapat difermentasi atau mengandung probiotik, banyak yang juga dapat mempengaruhi hasil kesehatan,” tutupnya.

Tentu saja, penelitian ini membutuhkan lebih banyak eksperimen untuk mencari tahu dengan tepat mengapa produk susu menghasilkan banyak manfaat kesehatan.

Tetapi satu hal positif yang bisa diambil bahwa manusia bisa tenang malam ini setelah mengetahui bahwa pizza dengan keju ekstra sebenarnya sangat baik untuk kesehatan Anda. Beberapa bahkan mungkin menyebutnya obat.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini