nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lepaskan Stres dengan Rutin Menangis Seminggu Sekali

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 15 November 2018 18:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 15 196 1978308 lepaskan-stres-dengan-rutin-menangis-seminggu-sekali-urXLnw5V1p.jpg Menangis bisa bantu hilangkan stres (Foto:Ist)

MENANGIS bagi sebagian orang menjadi hal yang memalukan. Mereka juga sering menyembunyikannya karena takut dianggap lemah. Padahal, di balik tangisan seorang manusia dapat menerima banyak manfaat, terutama bagi kejiwaan.

Banyak orang bertanya rahasia hidup terbebas dari rasa sakit kepala dan tegang, tapi mereka tidak menyadari telah menolak untuk menangis. Menurut salah satu akademisi Jepang, daripada tertawa, tidur, atau menyesap secangkir kopi hangat, menangis adalah cara yang paling berdampak untuk menghilangkan rasa sakit kepala atau stres, dilansir Okezone dari laman Independent, Kamis (15/11/2018).

Seorang guru sekolah menengah di Jepang yang bernama Hidefumi Yoshida bahkan telah menyebut dirinya sebagai guru air mata. Bagaimana tidak, dia telah menyelenggarakan lokakarya dan seminar rutin di seluruh Jepang untuk menginformasikan orang-orang tentang manfaat psikologis dari menangis.

Menangis bagi Yoshida dapat dilakukan dengan berbagai cara, bisa lewat mendengarkan musik yang bersifat emotif, menonton film sedih, dan membaca buku yang melibatkan emosi. Semuanya dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan mental dengan merangsang aktivitas saraf parasimpatis, yang memperlambat denyut jantung, yang dapat memiliki efek menenangkan pada pikiran.

 5 Pose Seksi Ini Buktikan Manohara Bangga akan Lekuk Tubuhnya

“Jika kamu menangis seminggu sekali, kamu bisa menjalani hidup bebas stres,” tambah Yoshida.

Pada 2014 Yoshida bekerja sama dengan Hideho Arita, seorang profesor di Fakultas Kedokteran di Toho University di Tokyo. Mereka meluncurkan serangkaian acara seminar tentang manfaat menangis, tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Cara menonton film sedih pun pernah Yoshida gunakan ketika dia menyelenggarakan seminar di Sekolah Tinggi Osaka di Kota Daito, Jepang. Seminar tersebut diadakan pada September 2018, ada sekira 79 siswa remaja yang menonton film, yang dapat memicu air mata.

 

Setelah menonton film, para siswa kemudian menuliskan esai tentang perasaan mereka setelah menangis. Menilik soal tear expert, sebelum Yoshida ternyata sudah ada sosok yang juga menyebarkan manfaat menangis, dia adalah Dr William Frey di University of Minnesota.

Pada 1981 dia menyatakan menangis dapat melepaskan endorfin yang kemudian meningkatkan perasaan bahagia dan sejahtera. Penelitian lainnya dilakukan pada 2008 terhadap lebih dari 3.000, menunjukkan menangis membuat orang merasa jauh lebih baik dalam situasi sulit, yang secara tidak langsung air mata bisa digunakan sebagai bentuk terapi menangkan jiwa.

 Kesan Seksi Cinta Laura dalam Balutan Busana Serba Merah Menggoda

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini