Seorang Introvert Mampukah Jadi Pemimpin untuk Orang Lain?

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 15 November 2018 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 15 196 1978389 seorang-introvert-mampukah-jadi-pemimpin-untuk-orang-lain-knK4ANz90U.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SEORANG introvert cenderung kurang percaya diri saat ditunjuk sebagai pemimpin. Sebenarnya, apakah bisa orang dengan tipe seperti itu berhasil memimpin sebuah kelompok kerja?

Pada dasarnya seorang introvert cenderung pemalu dan lebih nyaman di balik layar. Saat dia menjadi seorang pemimpin, pasti bakal pesimis karena takut tidak bisa membantu orang lain.

Tapi justru itu adalah tantangan orang-orang introvert. Sebenarnya, Anda bisa saja membangun keberhasilan diri jadi pemimpin dan berguna untuk orang lain.

Alumni Nutrifood Leadership Award 2003 Vania Santoso merasakan hal itu. Dia adalah sosok introvert, tapi akhirnya berhasil menjadi Co-Founder Heystartic, bisnis di bidang fesyen eco-product.

 (Baca Juga:Bahasa Ibu yang Kian Dijauhi Milenial Indonesia)

"Tidak ada hubungannya introvert sulit jadi pemimpin. Kita ada untuk memimpin siapapun itu berdasarkan pilihan," ujar dia saat ditemui di acara Nutrifood Leadership Award 2018 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/21/2018).

 

Perempuan 26 tahun itu menambahkan, dalam suatu situasi, terkadang seorang introvert tidak mau bersosialisasi dengan orang lain. Sebenarnya ini bisa diatur, supaya Anda lebih percaya diri. Anda harus tahu situasi apapun yang dihadapi. Begitupun hari itu Anda harus sudah berencana bakal melakukan pekerjaan apa saja.

"Jangan merasa kecil hati dan jangan merasa sendiri. Kita harus tahu kondisi diri sendiri, khususnya dalam menyelesaikan pekerjaan," tambah dia.

 (Baca Juga:Tak Habiskan Antibiotik dari Dokter Bisa Berakibat Fatal, Perhatikan Hal Ini)

Pada kesempatan itu, perempuan kreatif asal Surabaya ini berbagi tips khusus introvert agar sukses jadi pemimpin. Okezone merangkumnya lewat ulasan berikut ini:

Kenali dan sadari situasi diri

Sadari diri Anda dan pahami situasi apapun yang dihadapi. Gampangnya, saat keluar kamar, Anda harus mulai meninggikan rasa percaya diri. Sebab, orang tidak akan peduli dengan sifat atau karakter, serta penampilan.

Mengerjakan sesuatu berdasarkan pilihan

"Saat mengerjakan apapun itu by choice. Apakah kita ngikutin zodiak misalnya, lihat role model, dan lainnya," beber Vania.

Dengan menerapkan hal itu, pastinya Anda lebih mudah membangun rasa percaya diri. Juga, mampu membantu orang lain dalam setiap kesempatan.

Tahu konsekuensi yang bakal dihadapi

Saat melakukan sesuatu, pasti Anda bakal merasakan konsekuensi. Namun sebelum itu, Anda harus memotivasi diri biar lebih percaya diri.

"Kita harus yakin dan memotivasi diri agar berhasil melakukan hal-hal positif," pungkas Vania.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini