nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bukan Karena Obesitas, Tubuh Manusia Semakin Besar dan Ini Membahayakan Bumi!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 15 November 2018 14:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 11 15 481 1978181 bukan-karena-obesitas-tubuh-manusia-semakin-besar-dan-ini-membahayakan-bumi-R7B9pGvYiF.jpg Ilustrasi (Foto: Gnet)

SEMUA orang tahu bahwa obesitas adalah krisis kesehatan utama di Indonesia dan banyak negara lain. Namun, faktanya di sini adalah manusia tidak hanya semakin gemuk, tapi juga semakin besar secara keseluruhan.

Manusia semakin besar dan semakin besar dan rata-rata orang sekarang jauh lebih tinggi daripada rata-rata dekade lalu. Selain itu, manusia juga dianggap makan lebih banyak dan itu kabar buruk bagi planet Bumi.

Dikutip Okezone dari New York Post, sebuah penelitian baru yang dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Sains dan Teknologi Norwegia (NTNU) mengungkapkan bahwa tuntutan nutrisi untuk umat manusia terus meningkat sementara ketersediaannya menipis.

BACA JUGA:

 Berbusana Seksi dengan Latex Dress, Manohara: "Saya Suka dengan Lekuk Tubuh Saya"

Analogi sederhananya seperti ini; orang yang lebih besar perlu makan lebih banyak dan karena manusia bertambah besar, itu akan menambah 'ketegangan' pada pasokan makanan yang ada di Bumi.

 

“Kami mempelajari efek dari dua fenomena,” kata Gibran Vita dari Program Ekologi Industri NTNU. “Salah satunya adalah orang-orang rata-rata menjadi lebih tinggi dan lebih berat. Yang kedua adalah populasi rata-rata semakin tua," sambungnya.

Menurut data, manusia sekarang sekitar satu setengah persen lebih tinggi secara keseluruhan daripada manusia pada tahun 1975, serta 14 persen lebih berat. Karena populasi manusia hidup lebih lama, usia rata-rata juga lebih lama enam persen daripada mereka yang hidup di tahun 1975.

Mengurai angka-angka, para ilmuwan memperkirakan bahwa ini berarti orang rata-rata membutuhkan sekitar enam persen lebih banyak energi makanan daripada yang mereka butuhkkan kala itu.

Selama rentang waktu yang sama, konsumsi makanan manusia secara keseluruhan melonjak sebesar 129 persen, dengan sekitar 116 persen pertumbuhan itu berasal dari peningkatan populasi dan 15 persen lainnya berasal dari manusia yang lebih besar rata-rata.

Perlu diketahui di sini, manusia sudah berjuang dengan mempertahankan pasokan makanan di banyak wilayah di dunia, terutama negara-negara berkembang dan masalah-masalah itu hanya akan bertambah buruk karena setiap generasi mengkonsumsi lebih banyak dan lebih banyak lagi makanan.

BACA JUGA:

 Viral, Bocah Kehilangan Sendal Sehabis Shalat Jumat, Reaksinya Bikin Netizen Ngakak!

Lalu, solusi apa yang bisa dilakukan? Sampai detik ini belum ada yang bisa melerai masalah ini selain dengan meminimalisir penggunaan sumber daya alam yang tersedia yang belum tentu di masa depan masih tersisa.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini