nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Hanya Penyakit Kronis, Obesitas Meningkatkan Risiko Depresi pada Perempuan

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 15 November 2018 14:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 15 481 1978228 tak-hanya-penyakit-kronis-obesitas-meningkatkan-risiko-depresi-pada-perempuan-JS5P2TUvYB.jpg Ilustrasi (Foto: OTV)

KELEBIHAN berat badan atau obesitas banyak dikaitkan dengan penyakit seperti jantung, diabetes, stroke, dan penyakit degeneratif lainnya. Tapi tak hanya membawa masalah pada kesehatan fisik, obesitas juga memberikan dampak negatif pada kesehatan mental. Sebuah penelitian terbaru menyatakan obesitas membuat seseorang lebih mungkin mengalami peningkatan risiko depresi, bahkan tanpa adanya masalah kesehatan lainnya.

"Penelitian kami menunjukkan kelebihan berat badan tidak hanya meningkatkan risiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit kardiovaskular, tetapi juga dapat menyebabkan depresi," kata rekan penulis penelitian, Elina Hypponenn seorang profesor di University of South Australia seperti yang dikutip Okezone dari Independent Online, Kamis (15/11/2018).

Penelitian ini melihat data dari UK Biobank yang memberikan informasi lebih dari 48 ribu orang dengan depresi. Peneliti kemudian membandingkan mereka dengan kelompok kontrol lebih dari 290 ribu orang yang lahir antara 1938 hingga 1971. Kelompok itu memberikan informasi medis dan genetik.

Peneliti kemudian menggunakan data rumah sakit dan pelaporan diri untuk menentukan kriteria depresi. Kemudian tim menggunakan pendekatan penelitian genetik guna mengeksplorasi hubungan kausal antara dua kondisi tersebut. Mereka juga memisahkan komponen psikologis obesitas dari dampak masalah kesehatan terkait obesitas.

Baca Juga: Kesan Seksi Cinta Laura dalam Balutan Busana Serba Merah Menggoda

perempuan obesitas

Peneliti menggunakan gen yang terkait dengan BMI lebih tinggi tetapi menurunkan risiko penyakit seperti diabetes. Dari hasil analisis, ditemukan data dampak psikologis kelebihan berat badan menyebabkan depresi dibanding menyebabkan penyakit terkait seperti diabetes. Hasil penelitian ini kemudian dipublikasikan dalam International Journal of Epidemiology.

"Gen-gen ini sama kuatnya dengan depresi. Sama halnya dengan gen-gen yang terkait BMI dan diabetes yang lebih tinggi. Ini menunjukkan kelebihan berat badan dapat menyebabkan depresi baik dengan atau tanpa masalah kesehatan terkait, terutama pada wanita," tutur Elina.

Baca Juga: Heboh Manohara, 5 Artis Cantik Ini Juga Berbusana Latex Super Seksi

Sementara peneliti lain dari University of Exeter Medical School di Inggris, Jess Tyrrell mengatakan, ÔÇťAnalisis genetik kami yang kuat menyimpulkan dampak psikologis dari obesitas cenderung menyebabkan depresi. Ini penting untuk membantu upaya target penyembuhan agar pasien mengurangi depresi. Sebab dengan kondisi itu akan semakin mempersulit orang obesitas untuk mengadopsi kebiasaan gaya hidup sehat."

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini