nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Habiskan Antibiotik dari Dokter Bisa Berakibat Fatal, Perhatikan Hal Ini

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 15 November 2018 16:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 15 481 1978302 tak-habiskan-antibiotik-dari-dokter-bisa-berakibat-fatal-perhatikan-hal-ini-hdSJP1BZdT.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

MENYEPELEKAN konsumsi antibiotik yang tidak sampai habis atau tidak sesuai resep dokter berakibat fatal. Risiko yang mungkin terjadi adalah masalah resistensi antibiotik.

Masalah ini muncul karena bakteri penyebab penyakit tidak bisa lagi dibunuh dengan antibiotik. Hal ini kemudian bisa mengancam kemampuan tubuh dalam melawan penyakit infeksi. Jika hal ini terjadi, risikonya adalah kecacatan bahkan kematian.

Perlu menjadi catatan di sini bahwa jika jumlah bakteri resisten antibiotik semakin banyak, ragam prosedur medis seperti transplantasi organ, kemoterapi, pengobatan diabetes, dan operasi besar menjadi sangat berisiko.

 (Baca Juga:Bertemu Bocah Asongan yang Mampu Berbicara Lebih dari 10 Bahasa)

Berdasar fakta World Health Organization (WHO), diketahui bahwa kasus kematian karena resisten antibiotik ini mencapai 700 ribu jiwa di seluruh dunia per tahunnya. Bahkan, diprediksi pada 20150, kasus ini akan menyebabkan kematian hingga 10 juta jiwa per tahunnya.

 

WHO juga menegaskan bahwa resistensi antimikroba ini sebagai salah satu ancaman terbesar terhadap kesehatan masyarakat global. Hal ini yang kemudian coba diurai oleh para ahli. Di mana mereka mengharapkan masyarakat semakin sadar akan masalah resistensi antibiotik ini.

"Menjadi tugas kita untuk kemudian mengedukasi masyarakat bahwa masalah resistensi antibiotik ini berbahaya," tegas Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Konsultan dr Anis Kurniawati, PhD, SpMK(K), pada Okezone di Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok, Kamis (15/11/2018).

 (Baca Juga:5 Alasan Berat Badan Naik Kembali Setelah Diet)

Beberapa hal yang harus disadari oleh masyarakat adalah bakteri resisten antibiotik ini bisa menyerang siapa saja dan dapat menular. Ya, menurut dr Anis, bakteri ini bisa menular melalui udara, handuk, atau tangan yang tidak bersih.

 

"Kalau sampai akhirnya menyebar ke tubuh manusia lain, hal yang bisa terjadi adalah orang tersebut bisa berisiko terserang resistensi antibiotik yang sama yang mana obatnya belum tentu ada," sambung dr Anis.

Sementara itu, Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Dr. dr. Budiman Bela, SpMK, menjelasan hal utama yang harus diperhatikan untuk menghindari terjadinya resistensi antibiotik ialah dengan menaati resep yang diberikan dokter.

"Selain itu, jika dokter menyarankan untuk menghabiskan obat tersebut, maka memang harus dihabiskan. Jangan pernah juga melanjutkan obat antibiotik yang sudah dikonsumsi sebelumnya," tambah dr Budiman.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini